Tersangka Pembacokan Nangis Dihadapan Polisi

40
Ridho Adi Setiawan (23) pelaku pembacokan terhadap tetangga sendiri ini hanya bisa menyesali perbuatannya setelah ditangkap anggota Reskrim Polsek Sukarami Palembang.(BP/IST)

Palembang, BP-Ridho Adi Setiawan (23) pelaku pembacokan terhadap tetangga sendiri ini hanya bisa menyesali perbuatannya setelah ditangkap anggota Reskrim Polsek Sukarami Palembang.

Peristiwa pembacokan yang dilakukan Ridho terhadap korban Ilham Ferdiansyah terjadi di Komplek Suka Bangun Indah Tahap 3 Kelurahan Suka Jaya Kecamatan Sukarami, Palembang Sabtu 23 Mei 2022 sekitar pukul 20.30.

Akibat bacokan parang tersangka Ridho, korban Ilham mengalami luka bacok sebanyak 20 jahitan dibagian kepala.

Kapolsek Sukarami, Kompol Dwi Satya Arian mengatakan peristiwa pembacokan berawal saat korban dan temannya yakni Fauzan yang menawar motor Vespa milik tersangka.

Baca Juga:  Desak Pemkot Bertindak Tegas Soal Hotel Ibis

“Saat itu, Fauzan teman korban bertanya kepada tersangka apakah motor vespa kesayangan milik tersangka di jual atau tidak,” katanya, Selasa (31/5).

Karena kesal dengan tawaran yang diajukan oleh Fauzan dan Ilham, lantas tersangka marah.

Tersangka ini mengaku sedang cape karena baru pulang kerja. Karena kesal lalu tersangka menjawab dengan kata-kata kasar,” katanya sambil menangis.

Merasa tersinggung dengan jawaban tersangka lantas Fauzan dan Ilham tersulut emosi.

“Pada saat kejadian itu sempat ada keributan, beruntung banyak warga yang melerai meraka,” katanya.

Kemudian Fauzan dan Ilham mendatangi tersangka yang sedang membeli rokok di warung.

Baca Juga:  Pers Sumatera Selatan, Pers Perjuangan 1925- 1950 (Bagian Kedua)

“Biaso bae ngomong tu, gek kau saro kalu diluar ( biasa saja kalau bicara, nanti kamu sengsara kalau diluar),” katanya.

Karena tidak terima dengan perkataan Fauzan, lantas tersangka Rido kesal.

Tersangka Ridho lalu pulang kerumah dan mengambil senjata tajam yang ada di bawah lemari,”  katanya.

Sambil membawa parang tersangka Ridho mencari kedua orang tersebut dengan menggunakan sepeda motor, pada saat bertemu Fauzan tersangka langsung turun dari motor dengan memegang parang.

Melihat tersangka membawa parang, Fauzan

kemudian memegangi tangan tersangka yang akhirnya membuat parang tersebut terlepas. IIham juga berusaha mengambil parang yang terlepas tersebut, namun tersangka berhasil lebih dulu mengambilnya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Wawako Sidak Puskesmas 1 Ulu

Parang itu lalu dibacokan tersangka ke korban Ilham yang akhirnya mengenai bagian kepala Ilham.

Tersangka Rido (23) mengakui  perbuatanya. Bahkan saat digiring Tim Polsek Sukarami Rido tidak henti-hentinya menangis hingga tersedak-sedak.

Seoalah menyesali perbuatanya Rido bahkan sempat terduduk sambil menangis.

“Aku ini orang baik, di rumah maupun di luar saya tidak pernah bertingkah. Kejadian itu saya dibisiki setan,”katanya.#osk

 

 

Komentar Anda
Loading...