DPRD  Sumsel Apresiasi Lulusan Polsri

133
Suasana reses anggota DPRD Sumsel Dapil Sumsel II kota Palembang di aula Kampus Polsri, Kamis (24/3).(BP/Dudy Oskandar)

Palembang, BP- DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) mengapresiasi lulusan  Politeknik Sriwijaya (Polsri).

Tapi yang jelas kita melihat Polsri ini luar biasa perannya sekarang 10 ribu mahasiswanya dengan 36 program studi, banyak sekali untuk membantu masyarakat kita  setelah pendidikan untuk mendapatkan pekerjaan, pemerintah juga akan mendapatkan tenaga kerja yang memiliki kualitas  yang baik,” kata   Koordinator reses  dapil Sumsel II , Budiarto Marsul usai menghadiri reses  anggota DPRD Sumsel Dapil Sumsel II kota Palembang di aula Kampus Polsri, Kamis (24/3).

Hadir dalam reses Muhammad Yansuri SIP (Partai Golkar),  Ir H Zulfikri Kadir (PDI Perjuangan),  Antoni Yuzar SH MH (PKB),  H M Anwar Al Syadat SSi MSi (PKS),  Dr H Budiarto Marsul SE MSi (Partai Gerindra),  Tamtama Tanjung (Partai Demokrat)  dan H Nopianto SSos MM (Partai Nasdem).

Baca Juga:  Anggaran Perjalanan Dinas Keluar Negeri DPRD Sumsel Dalam APBD Sumsel TA 2021 Capai Rp8,2 Miliar

 

Juga Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Dr Ing Ahmad Taqwa dan jajaran serta mahasiswa dan mahasiswi Polsri.

 

Sementara mengenai tiga ruas jalan tempat keluar Polsri yang berada di belakang Polsri  menurutnya sempit.

“Oleh karena itu kita mengharapkan  Pemerintah Kota, Pemerintah Provinsi  untuk segera melebarkan jalan untuk  keluar dari mahasiswa Polsri ini, kalau tidak macet kemudian  bisa banyak kecelakaan,” katanya.

Tiga jalan belakang Polsri tersebut menurut politisi Partai Gerindra melewati Sungai Sahang, Jalan Lunjuk Jaya dan Sungai  Lambidaro.

Baca Juga:  Pemkot Palembang Minta Dukcapil Tidak Wajibkan Kartu Vaksin Untuk Urus Administrasi Kependudukan

“ Mungkin ada pilihan nanti yang menjadi prioritas  kita akan sampaikan aspirasi  ini ke Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi,

Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Dr Ing Ahmad Taqwa mengatakan, karena Polsri sudah mendiri terpaksa jalan masuknya menumpang di Unsri.

 

“ Ini dilema untuk karena kita tidak berada dalam satu manajemen dan malu kami karena belum memiliki pintu sendiri ,” katanya.

 

Untuk itu pihaknya akan membuka pintu belakang Polsri, ada tiga jalan yaitu lewat jalan  Lunjuk Jaya , jalan ini sudah di pakai, lewat jalan Sungai Sahang.

 

Baca Juga:  100 Orang Ikuti Pendidikan Kader Pratama PDI Perjuangan Sumsel

“ Dan jalan satu lagi dengan pak Walikota lewat menyusuri Sungai Lambidaro, karena pak Wali  sudah melakukan pembersihan dan menyiapkan sungai-sungai menjadi areal wisata dan areal  lebih nyaman , “ katanya.

 

Selama ini pihaknya menggunakan jalan belakang di Jalan Lunjuk Jaya namun karena jalannya kecil membuat kemacetan.

 

“Tiga jalur jalan sudah tersedia , tinggal meluaskan  namun jalur ke dewan itu bantaranya sungainya belum luas dan masih banyak masyarakat tidak patuh, harusnya bantaran sungai itu minimal   7 meter pada jalan,”katanya.

 

Pihaknya berharap bantuan DPRD Sumsel untuk bisa merealisasikan jalan tersebut.#osk

 

 

 

Komentar Anda
Loading...