DPRD Sumsel Apresiasi Lulusan Polsri

Palembang, BP- DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) mengapresiasi lulusan Politeknik Sriwijaya (Polsri).
“Tapi yang jelas kita melihat Polsri ini luar biasa perannya sekarang 10 ribu mahasiswanya dengan 36 program studi, banyak sekali untuk membantu masyarakat kita setelah pendidikan untuk mendapatkan pekerjaan, pemerintah juga akan mendapatkan tenaga kerja yang memiliki kualitas yang baik,” kata Koordinator reses dapil Sumsel II , Budiarto Marsul usai menghadiri reses anggota DPRD Sumsel Dapil Sumsel II kota Palembang di aula Kampus Polsri, Kamis (24/3).
Hadir dalam reses Muhammad Yansuri SIP (Partai Golkar), Ir H Zulfikri Kadir (PDI Perjuangan), Antoni Yuzar SH MH (PKB), H M Anwar Al Syadat SSi MSi (PKS), Dr H Budiarto Marsul SE MSi (Partai Gerindra), Tamtama Tanjung (Partai Demokrat) dan H Nopianto SSos MM (Partai Nasdem).
Juga Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Dr Ing Ahmad Taqwa dan jajaran serta mahasiswa dan mahasiswi Polsri.
Sementara mengenai tiga ruas jalan tempat keluar Polsri yang berada di belakang Polsri menurutnya sempit.
“Oleh karena itu kita mengharapkan Pemerintah Kota, Pemerintah Provinsi untuk segera melebarkan jalan untuk keluar dari mahasiswa Polsri ini, kalau tidak macet kemudian bisa banyak kecelakaan,” katanya.
Tiga jalan belakang Polsri tersebut menurut politisi Partai Gerindra melewati Sungai Sahang, Jalan Lunjuk Jaya dan Sungai Lambidaro.
“ Mungkin ada pilihan nanti yang menjadi prioritas kita akan sampaikan aspirasi ini ke Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi,
Direktur Politeknik Negeri Sriwijaya (Polsri) Dr Ing Ahmad Taqwa mengatakan, karena Polsri sudah mendiri terpaksa jalan masuknya menumpang di Unsri.
“ Ini dilema untuk karena kita tidak berada dalam satu manajemen dan malu kami karena belum memiliki pintu sendiri ,” katanya.
Untuk itu pihaknya akan membuka pintu belakang Polsri, ada tiga jalan yaitu lewat jalan Lunjuk Jaya , jalan ini sudah di pakai, lewat jalan Sungai Sahang.
“ Dan jalan satu lagi dengan pak Walikota lewat menyusuri Sungai Lambidaro, karena pak Wali sudah melakukan pembersihan dan menyiapkan sungai-sungai menjadi areal wisata dan areal lebih nyaman , “ katanya.
Selama ini pihaknya menggunakan jalan belakang di Jalan Lunjuk Jaya namun karena jalannya kecil membuat kemacetan.
“Tiga jalur jalan sudah tersedia , tinggal meluaskan namun jalur ke dewan itu bantaranya sungainya belum luas dan masih banyak masyarakat tidak patuh, harusnya bantaran sungai itu minimal 7 meter pada jalan,”katanya.
Pihaknya berharap bantuan DPRD Sumsel untuk bisa merealisasikan jalan tersebut.#osk