Masjid Al-Abduh Palembang Raih Penghargaan 2026 Dari Wako Palembang

8

Palembang,BP- Masjid Al-Abduh Palembang yang diresmikan Menteri Agama Nasruddin Umar akhir Desember 2024 lalu meraih penghargaan Masjid Teladan 2026. Penghargaan untuk masjid wasiat dan cinta itu diberikan langsung Wali Kota Palembang Ratu Dewa.

Masjid metropolis yang berlokasi di Jalan Sunarna Suka Mulya, Sematang Borang, ini diganjar penghargaan karena memiliki beberapa keunggulan. Tak hanya rumah ibadah, tetapi turut menjadi pusat kajian islam di Kota Pempek dan kini memiliki 160 murid tahfidz.

Berbagai kajian, majelis taklim, belajar ngaji hingga tilawah digelar secara rutin di Masjid Al Abduh. Termasuk pelatihan penyembelihan hewan kurban syar’i dan sunatan massal gratis.

Bangunan masjid berwarna putih dengan ornamen keemasan tersebut dibangun oleh keluarga almarhum Muhammad Abduh dengan kapasitas 1.000 shaf. Tentu saja, kenyamanan menjadi prioritas pengurus setelah resmi bisa digunakan masyarakat.

Baca Juga:  DPRD Palembang : “Ganti Server IT Data Base Pajak"

Ketua Yayasan Masjid Al-Abduh, Muhammad Haikal yang juga putra keempat pewakaf masjid bersyukur atas capaian tersebut. Haikal mengaku bangga dan menilai penghargaan yang didapat merupakan hasil kerja sama semua pihak.

“Alhamdulillah, terima kasih atas support dari seluruh masyarakat sekitar dan jajaran pengurus DKM Masjid Al-Abduh. Ini semua tidak akan bisa diraih tanpa kebersamaan,” ujar dia Kamis (16/4/ 2026).

Tak berhenti di situ, pengurus juga ingin menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah masyarakat saja. Tetapi pusat pemberdayaan umat.

“Kami ingin Masjid Al-Abduh bukan hanya sebagai tempat beragama, tetapi juga menjadi tempat pemberdayaan umat, meningkatkan perekonomian masyarakat, serta mencerdaskan anak-anak yang mencintai Al-Qur’an,” katanya.

Baca Juga:  Cegah Peredaran Narkoba, Polda Sumsel Bentuk Komunitas Virtual Mang PDK Bersinar

Hal itu terbukti dengan pengelolaan rumah tahfidz yang ada saat ini. Bahkan, antusias anak-anak dalam memperdalam ilmu agama terus meningkat.

Sekretaris Masjid Al-Abduh, Karni menyebut penghargaan ini sebagai hasil kerja kolektif yang berkelanjutan. Ini juga jadi vitamin bagi pengurus dalam meningkatkan fasilitas yang ada.

“Penghargaan ini merupakan hasil dari kerja kolektif yang terstruktur dan berkelanjutan. Ke depan, kami akan terus memperkuat tata kelola administrasi, meningkatkan transparansi program, serta mengembangkan kegiatan edukatif, sosial, dan keagamaan,” ujarnya.

Selain itu, dukungan berbagai pihak menjadikan masjid tersebut terus menjadi contoh dalam pengelolaan yang profesional.

“Kami berharap dukungan dari seluruh pihak agar Masjid Al-Abduh dapat terus menjadi contoh dalam pengelolaan masjid yang profesional dan berorientasi pada kemaslahatan umat,” kata Karni.

Baca Juga:  Situasi Kabupaten Banyuasin, Ogan Ilir dan Kota Palembang Kondusif Jelang Pencoblosan

Ratu Dewa menyebut, ada lima masjid di Palembang yang menerima penghargaan serupa. Salah satunya Masjid Al-Abduh ini yang dinilai paling layak sebagai masjid teladan tahun ini.

“Ada lima masjid yang menerima penghargaan, dan salah satunya Masjid Al-Abduh menjadi yang paling inspiratif serta layak sebagai Masjid Teladan 2026,”ujarnya, Kamis

Dewa menekankan pentingnya mempertahankan kualitas pengelolaan masjid sebagai tempat yang nyaman. Termasuk manajemen pengurus hingga kegiatan keagamaan lain.

“Kami berharap masjid yang menerima penghargaan ini dapat terus mempertahankan keunggulan dalam aspek manajemen, kegiatan keagamaan, serta fasilitas yang mendukung kenyamanan jamaah,” ungkapnya.#udi

Komentar Anda
Loading...