
Palembang, BP- Tawuran antara warga Kelurahan 9 Ilir dengan warga Kelurahan 13 Ilir di Jembatan Gledek , Kelurahan 13 Ilir , Kecamatan IT I Palembang terjadi Minggu (13/3) sekitar pukul 07.30 di Jalan DAM samping Jembatan Gledek Rt 09 Kelurahan 13 Ilir Kecamatan IT I Palembang.
Tawuran melibatkan sekelompok remaja. Ada yang melempar petasan dan batu . Sementara kelompok lainnya membalas dengan lemparan kayu. Sejumlah orang juga membawa bambu panjang.
Warga sekitar mengatakan tawuran terjadi sejak Sabtu (12/3) malam hingga Minggu (13/3) pagi. Lokasi tawuran tepatnya perbatasan Kelurahan 9-13 Ilir, tak jauh dari Jerambah Gledek, yang juga berbatasan dengan Kecamatan Ilir Timur I dan Ilir Timur II Palembang.
Belum.diketahui secara pasti penyebab tindakan anarkis ini. Diduga kejadian inilah yang memicu warga setempat melakukan aksi pengrusakan mobil minibus.
Menurut Kapolsekta IT.1 Palembang, Kompol Ginanjar Aliya Sukmana Sik Msi membenarkan tawuran antara warga Kelurahan 9 Ilir dengan warga Kelurahan 13 Ilir di Jembatan Gledek , Kelurahan 13 Ilir , Kecamatan IT I Palembang, Minggu (13/3) pukul 07.30 di Jalan DAM samping Jembatan Gledek Rt 09 Kelurahan 13 Ilir Kecamatan IT I Palembang.
Menurutnya kejadian sekira pukul 06.00 dimana warga 09 Ilir berjumlah kurang lebih 100 orang dengan membawa berbagai macam senjata tajam melakukan penyerangan kepada warga 13 Ilir diantara nya ada yang membawa mobil Daihatsu Xenia warna Silver BG 1162 RR atas nama yang tertera di STNK atas nama Samsul beralamat di Jalan Veteran lrg.Setia Kawan No.1824 Rt 24 Rw.07 Kelurahan Kuto Batu Kecamatan IT.2 Palembang.
“Penyerangan dilakukan dengan membabi buta terutama mobil Xenia digunakan untuk menabrak warga kel 13 ilir. Setelah melakukan penabrakan terhadap warga kel 13 ilir mobil Xenia tersebut bermaksud melarikan diri melewati jalan disepanjang DAM jembatan Gledek namun di ujung jalan terjebak ada tenda hajatan sehingga mobil tidak bisa lewat, melihat hal ini warga Kelurahan 13 Ilir yang mengejar mobil tersebut langsung melakukan pengrusakan terhadap mobil Xenia tersebut dan selanjutnya warga 13 Ilir beramai ramai menghancurkan, mendorong dan menceburkan mobil ke dalam DAM hingga mobil tenggelam,” katanya, Minggu (13/3).
Menurutnya, di ketahui pengendara mobil tersebut bernama Sandi warga 09 Ilir dan 2 orang rekannya yang berada di dalam mobil berhasil melarikan diri.
Sedangkan korban yang di tabrak mobil Xenia tersebut seorang pelajar Imam Hanafi bin Aan (12) warga Lrg. Masawa Darat Rt.08 Rw.7 Kelurahan 13 Ilir Palembang dan seorang buruh M .Rusli bin Yusuf (55) warga Lrg. Masawa Rt.09 Kelurahan 13 Ilir Kecamatan IT 1 Palembang.
“Setelah menjalani pengobatan di Rumah Sakit Boom Baru kedua korban selanjutnya membuat laporan polisi di Polrestabes Palembang,” kata Kapolsek.#osk