Perang Suporter Liga Meksiko, 17 Orang Dikabarkan Tewas

193
Keributan dipicu di tribun penonton, kemudian menyebar ke seluruh stadion. (BP/IST)

Queretaro, BP – Sedikitnya 17 orang dikabarkan tewas dalam kerusuhan suporter di Liga Meksiko ketika tuan rumah Queretaro berhadapan dengan Atlas FC, Sabtu (5/3/22) atau Minggu pagi (6/3) WIB.
Perang antar suporter pendukung tim sepak bola di Liga Meksiko ini menyebabkan puluhan suporter mengalami luka dan belasan meninggal dunia.

Peristiwa ini terjadi pada pertandingan pekan ke-9. Liga Meksiko.

Kerusuhan ini dilaporkan masuk dalam sejarah sebagai salah satu yang paling mematikan dan paling brutal di Liga Meksiko. Dilaporkan ada 17 orang tewas akibat perkelahian sengit tersebut dan sebagian besar para korban adalah pendukung tim tamu Atlas FC. Demikian keterangan yang dilansir dari Marca, (6/3).

Baca Juga:  Ivana, Dosen Stisipol Incar Kursi Wabup Muratara

Fan Queretaro terkenal dengan kekerasan yang mereka lakukan di kandang tim kesayangan mereka. Setelah kalah 0-1 setelah lewat gol tunggal Julio Furch pada menit ke-60. Tiba-tiba gambar mulai mendapatkan closeup yang tidak biasa dari para pemain saat perkelahian meletus di tribune.

Pertarungan pecah di tribune penonton dan akan tercatat dalam sejarah sebagai salah satu yang paling mematikan dan paling brutal dalam sejarah Liga MX.

Baca Juga:  Palembang Butuh Pemimpin Perempuan

Pihak yang paling terpengaruh adalah suporter Atlas, yang melaporkan jumlah kematian tertinggi. Gambar-gambar kengerian dari insiden di stadion tersebut sudah beredar luas di media sosial, seperti Twitter.

Ada beberapa ultras yang turun ke lapangan, namun tidak ada polisi yang hadir untuk mencegah insiden menjadi lebih besar. Ketika ultras Queretaro masuk ke lapangan, banyak yang merusak peralatan VAR dan seluruh perangkat lainnya.

Baca Juga:  Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah Palembang Gelar, 6th International Seminar on Adab and Humanities (ISAH) Tahun 2024, Angkat Tema Peradaban Melayu

Sementara itu, Presiden Liga Meksiko, Mikel Arriola, telah mengutuk keras kejadian tersebut. Pihak yang membuat tingkat keamanan di stadion menjadi rendah, diminta untuk bertanggung jawab,

“Mereka yang bertanggung jawab atas kurangnya keamanan di stadion akan dihukum dengan cara yang patut dicontoh. Keamanan para pemain dan penggemar kami adalah prioritas,” tulis Mikel Arriola di Twitter. #rid/net

Komentar Anda
Loading...