Kampung Narkoba di Kerinjing, Ogan Ilir Digrebek Polisi

296
Satres Narkoba Polres Ogan Ilir (OI) , melakukan penggerebekan di Kampung Narkoba, Desa Kerinjing, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (26/1) sore.(BP/IST)

Palembang, BP–Satres Narkoba Polres Ogan Ilir (OI) , melakukan penggerebekan di Kampung Narkoba, Desa Kerinjing, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (26/1) sore.

Video penangkapan jaringan narkoba tersebut saat ini beredar di sejumlah grup WhatsApp, dan viral di media sosial. Dalam video berdurasi 30 detik tersebut, menampakkan empat orang diborgol yang dimasukkan ke sebuah mobil.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy mengatakan, keempat orang diamankan setelah polisi menerima laporan dari masyarakat.

Baca Juga:  Selama Ramadhan Kemenkumham Sumsel Gelar Pesantren Lapas

“Ada laporan dari masyarakat sehingga kami tindaklanjuti,” kata Yusantiyo kepada wartawan, Rabu (26/1) .

Saat melakukan penggerebekan, lanjut Yusantiyo, target yang akan diamankan sempat mencoba melarikan diri.

Polisi lalu memberikan tembakan peringatan ke udara.

“Itu (tembakan ke udara) sebagai peringatan karena berusaha melarikan diri,” katanya.

Petugas dari Satnarkoba Polres Ogan Ilir pun mengamankan empat orang beserta barang bukti narkoba berupa sabu dan amunisi senjata api.

Baca Juga:  Kapolda Sumsel Datangi Kampung Narkoba Tangga Buntung, Gelar Bakti Sosial

Namun Yusantiyo belum bersedia menyebutkan berapa banyak jumlah sabu tersebut.

Begitu juga dengan identitas keempat orang yang kini masih dalam pemeriksaan itu, belum dapat disebutkan.

“Namanya A, B, C, D,” kata Yusantiyo merahasiakan identitas keempatnya.

Namun menurut Yusantiyo, keempat orang yang diamankan masih terkait dengan sindikat narkoba di Kerinjing yang diamankan pada Januari tahun lalu.

Baca Juga:  Korban Oknum Dosen Reza Ghasarma Bertambah

Saat disinggung perihal sumber narkoba yang beredar di Kerinjing, Yusantiyo mengatakan saat ini polisi masih melakukan pendalaman.

Termasuk mencari kemungkinan pelaku lainnya yang masih berkaitan dengan empat orang yang diamankan.

“Masih dilakukan pengembangan. Nanti rilis lengkapnya akan kami sampaikan setelah proses penyelidikan dan pengembangan rampung,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...