MMK Sumsel Minta PT WST Bertanggungjawab Atas Kerusakan Jalan Tol Palembang-Lampung

Palembang, BP- Ruas jalan tol Kayu Agung-Palembang menjadi sorotan publik belakangan ini.Soalnya kondisi aspal di jalan tol Kayu Agung-Palembang ternyata banyak yang berlubang.
Parahnya lagi, kondisi tersebut sampai membuat sejumlah mobil mengalami ban bocor hingga pecah ban ketika melintas.
Terakhir seorang mahasiswi, Febi Khairunnisa (21), tewas setelah mobil yang dikendarainya mengalami kecelakaan karena menghindari lubang di ruas Tol Palembang-Lampung Km 362 (Tol Palembang-Kayu Agung). Sebelum korban tewas, warga sudah banyak mengeluhkan kondisi jalan tol yang banyak lubang
Sejumlah emak-emak yang tergabung dalam Masyarakat Miskin Kota (MMK) Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar demo di halaman kantor DPRD Sumsel , Selasa (11/1).
Rombongan emak-emak ini diterima langsung oleh Sekretaris DPRD Sumsel Ramadhan S Basyeban didampingi sejumlah Kepala Bagian (Kabag).
Menurut Ketua MMK Sumsel Aripin Kalender, pihaknya melihat jalan tol Palembang- Lampung kondisinya sekarang bergelombang dan berlubang , akibatnya sudah menelan korban jiwa.
“ Kita lihat kemarin korban meninggal dari mahasiswi UMP, akibat jalan tol tersebut berlumbang, disini kita minta DPRD Sumsel peduli jangan hanya diam , DPRD Sumsel harus cek ke lokasi panggil pihak PT Waskita Sriwijaya Tol (WST) kenapa jalan tol pertama dibuka sampai sekarang rusak berat, WST harus bertanggungjawab, jangan mereka melemparkan ke sub kontraktor, panggil mana tanggungjawab WST,” katanya.
Jika PT WST tidak mau menemui DPRD Sumsel , nanti pihaknya akan melapor ke Polda Sumsel sesuai dengan Undang-Undang (UU) No 22 tahun 2009 pasal 273 ayat 3.
“ Disitu jelas ada tindak pidana hukumannya sampai lima tahun dan kami minta DPRD Sumsel memanggil PT WST dan mempertemukan dengan kami dari Masyarakat Miskin Kota, kita tunggu dari DPRD hari ini atau besok untuk mempertemukan kita dengan PT WST,” katanya.
Selain itu menurut Aripin , pihaknya sengaja mengajak emak-emak demo di DPRD Sumsel karena korban tewas akibat jalan tol Palembang-Lampung kemarin ada seorang perempuan yang merupakan mahasiswi dari Universitas Muhammadiyah Palembang.
Sekretaris DPRD Sumsel Ramadhan S Basyeban mengatakan, aspirasi ini akan sampaikan ke anggota DPRD Sumsel.
“ Insya Allah Kita tunggu saja , tidak akan lama yang jelas kita akan ketemu lagi,” katanya.#osk