ALSA Social Project #2: Wadah Edukasi Memberantas Narkoba

100

Indralaya, BP- Problematika Narkoba dan Perjudian merupakan salah satu masalah serius yang ada dan berdampak pada kehidupan sosial masyarakat. Peredaran Narkoba dan aktivitas perjudian tentu akan meresahkan kehidupan masyarakat khususnya dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) salah satunya di Desa Arisan Gading, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Aktivitas masyarakat terhadap Narkoba dan Perjudian menjadi keresahan Pemerintah Desa Arisan Gading membuat ALSA Local Chapter Universitas Sriwijaya sebagai organisasi mahasiswa Hukum bergerak menyikapi masalah tersebut. ALSA Social Project #2 menjadi wadah bagi ALSA Local Chapter Universitas Sriwijaya merespon permasalahan narkoba dan perjudian di Desa Arisan Gading.

ALSA Social Project #2 yang mengangkat tema tentang Hukum dan Sosial dilaksanakan Minggu, (12/12)  bertempat di Balai Desa Arisan Gading. Dihadiri oleh Wilman Tahrir selaku Kepala Desa Arisan Gading, Volunteer dari Cakrawala Perjuangan Indonesia sebagai Partnership ALSA Local Chapter Universitas Sriwijaya dalam bidang sosial, serta pemuda karang taruna dan anak-anak Desa Arisan Gading. Kegiatan yang berbentuk sosialisasi dan edukasi terhadap bahaya narkoba dan perjudian menghadirkan narasumber yaitu Drs. Zainal Arifin  selaku Kasubbag Umum BNN Kabupaten Ogan Ilir serta AKP Makmun Nartawinata, S.H selaku Kasat Binmas Polres Ogan Ilir.

Baca Juga:  Jadi Pahlawan Masa Kini, Tidak Lagi Harus Angkat Senjata Perang

Project Leader ALSA Social Project, Khairullah Abrar Afiro mengatakan bahwa kegiatan ini senantiasa mengimplementasikan salah satu Pilar ALSA dalam bidang sosial. “Kegiatan ini sebagai wujud implementasi Socially Responsible ALSA dalam menanggapi isu sosial yang sedang terjadi. Hari ini kedua kalinya ALSA Unsri mengadakan project sosial di Arisan Gading mengangkat permasalahan yang terjadi disini yaitu maraknya narkoba dan perjudian.” Kata Firo, Project Leader ASP.

Director ALSA Local Chapter Universitas Sriwijaya, Muhammad Bayu Nugroho saat diwawancarai mengatakan bahwa kegiatan hari ini senantiasa merespon isu hukum dan sosial yang marak terjadi di Desa Arisan Gading. “ALSA Social Project #2 mengangkat isu narkoba dan perjudian merupakan tindaklanjut dari kita melaksanakan dengar pendapat dari Pemerintah dan Masyarakat desa terkait permasalahan yang terjadi disini. Melalui kegiatan hari ini diharapkan menjadi wadah edukasi sebagai langkah preventif bagi masyarakat dan anak-anak desa jangan sampai terjerumus kedalam bahaya penyalahgunaan narkotika.” Ungkap Bayu, Director ALSA Local Chapter Universitas Sriwijaya.

Baca Juga:  DPRD  Sumsel Gelar Pengajian Ramadan 1447 H

Penyampaian Materi dilakukan oleh Narasumber yaitu Drs. Zainal Arifin selaku Kasubbag Umum BNN Kabupaten Ogan Ilir menjelaskan tentang Peran BNN Kabupaten Ogan Ilir dalam menindaklanjuti penanganan pecandu narkoba secara rehabilitasi maupun masyarakat umum melalui cara sosialisasi dan edukasi sebagai langkah preventif. “BNN Kabupaten Ogan Ilir juga memiliki klinik rehabilitasi sebagai upaya pemulihan para pecandu narkoba, dan kegiatan hari ini merupakan langkah preventif memberikan edukasi terhadap anak-anak generasi bangsa bahwa narkoba itu berbahaya bagi lingkungan dan diri kita. Mari kita upayakan bersama mewujudkan Ogan Ilir Bersih dari Narkoba”

Selanjutnya Materi disampaikan oleh Narasumber yaitu AKP Makmun Nartawinata, S.H selaku Kasat Binmas Polres Ogan Ilir terkait dampak dari narkoba dan perjudian yang terjadi saat ini. “Perjudian apapun itu bentuknya memberikan efek negatif bagi masyarakat dan menanggapi peredaran narkoba di Ogan Ilir kami mengupayakan langkah preventif seperti edukasi dan sosialisasi, membuat kampung tangguh narkoba berkolaborasi dengan BNN Kabupaten yang menjadi role model dalam rangka pencegahan peredaran narkoba.”

Baca Juga:  Dua Pelaku Curanmor Ditangkap

Sementara itu, Wilman Tahrir selaku Kepala Desa Arisan Gading merespon positif kegiatan yang dilakukan oleh ALSA Universitas Sriwijaya. “Kami selaku Pemerintah Desa Arisan Gading menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada ALSA melalui kegiatannya Social Project yang akan menjadi langkah preventif untuk pemuda desa agar terhindar dari narkoba dan perjudian yang marak terjadi. Komitmen kita bersama memberantas narkoba dan mewujudkan desa santri karena saat ini di Arisan Gading memiliki TPA/TPQ dengan 250 peserta didik yang menjadi sarana bagi anak-anak desa dalam belajar agama sehingga terhindar dari pengaruh narkoba dan perjudian terlarang.” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...