Tiga Sekawan Kompak Nodong Untuk Makan

86

Tiga sekawan,  Jon Heri (28), Roki Anggara Putra (25) dan Deki Abduhu (26) ketiganya warga Alang-Alang Lebar Palembang  nekat melakukan aksi penodongan di Jalan By Pass KM 12 Kelurahan Alang-Alang Lebar, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Selasa (31/7) sekitar pukul 14.30.(BP/IST)

Palembang, BP- Tiga sekawan,  Jon Heri (28), Roki Anggara Putra (25) dan Deki Abduhu (26) ketiganya warga Alang-Alang Lebar Palembang  nekat melakukan aksi penodongan di Jalan By Pass KM 12 Kelurahan Alang-Alang Lebar, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Selasa (31/7) sekitar pukul 14.30 .

Ketiganya  ditangkap anggota Polsek Sukarami Palembang, Senin (11/10).Tersangka Jon terpaksa ditembak di kakinya lantaran melawan saat ditangkap.

Baca Juga:  Penodong di Atas Jembatan Ampera Diamankan

Kapolsek Sukarami Kompol Budi Hartono mengatakan, kejadian bermula saat korban M Fariza Rizki (25), sedang bersama temannya tiba-tiba di panggil para tersangka. Setelah korban mendekat tersangka Jon langsung mengambil ponsel merk vivo warna biru milik korban.

“Setelah itu para tersangka menyuruh korban dan saksi pergi meninggalkan Tempat Kejadian Perkara (TKP), sambil mengancam korban menggunakan sajam. Sajam itu sebenarnya tidak ada namun tersangka Jon hanya menggeretak korban agar pergi,” katanya, Rabu (13/10).

Baca Juga:  Jukir Tenggelam di Sungai Musi, Korban Masih Dicari

Setelah korban pergi sambung kapolsek, para tersangka juga melarikan diri. “Atas laporan korban kita langsung melakukan penyelidikan. Mendapatkan informasi keberadaan tersangka kita langsung melakukan penangkapan, namun saat tersangka Jon akan ditangkap ia mencoba melawan sehingga kaki kananya terpaksa diberikan tindakan tegas terukur,”  katanya.

Tersangka Jon mengakui perbuatannya. Jon mengatakan, nekat melakukan aksi tersebut lantaran tidak mempunyai uang untuk makan.

Baca Juga:  Melawan Saat Disergap, Pelaku Penodongan di Halte PLN Jakabaring Ditembak

“Tidak bekerja dan tidak punya uang makan, niatnya ponsel tersebut mau dijual namun belum sempat dijual kami ditangkap,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...