SMB IV Dorong Dongeng Tentang Hewan di Sumsel di Hidupkan Kembali

96
Sultan Palembang Darussalam  Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jayo Wikramo R.M.Fauwaz Diradja,S.H.,M.Kn, Senin (11/10)  menerima kunjungan dari perwakilan Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia, Atisah dan  Leni Mainora, serta dari perwakilan Balai Bahasa Lampung Desi Nurul Anggraini, di Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam, di Jalan  Sultan M.Mansyur, Palembang.(BP/IST)

Palembang, BP- Sultan Palembang Darussalam  Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) IV Jayo Wikramo R.M.Fauwaz Diradja,S.H.,M.Kn, Senin (11/10)  menerima kunjungan dari perwakilan Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia, Atisah dan  Leni Mainora, serta dari perwakilan Balai Bahasa Lampung Desi Nurul Anggraini, di Istana Adat Kesultanan Palembang Darussalam, di Jalan  Sultan M.Mansyur, Palembang.

Turut hadir Yai Beck (Budayawan Palembang) dan Pangeran Suryo Febri Irwansyah serta Pangeran Nato Rasyid.

Menurut SMB IV , kedatangan perwakilan Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia, Atisah dan  Leni Mainora, serta dari perwakilan Balai Bahasa Lampung Desi Nurul Anggraini ke istana adat Kesultanan Palembang dalam rangka meneliti cerita tentang hewan dari Sumatera Selatan atau cerita dongeng tentang hewan di Sumatera Selatan.

Baca Juga:  Awas Prodem  Sumsel Sampaikan Manifesto  untuk Jokowi, Ingatkan Soal Etika dan Moral  Jangan di Abaikan

“ Mereka lagi pendataan, lagi cari referensi di Sumatera Selatan seperti apa, , kalau pengalaman Pangeran Suryo Febri Irwansyah dan Yai Beck sangat banyak sekali cerita-cerita itu , karena sudah biasa di ceritakan turun temurun, untuk generasi sekarang sudah sangat berkurang cerita-cerita tersebut,” katanya.

Karena itu menurut pria yang berprofesi sebagai notaris dan PPAT ini mendorong agar cerita dan dongeng tentang hewan di Sumsel agar di hidupkan lagi terutama di kenalkan bagi generasi saat ini.

Baca Juga:  Perusahaan Tambang Hanya Kirim Perwakilan, Ketua DPRD Sumsel Kecewa

Kini menurutnya perwakilan Badan Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia, Atisah dan  Leni Mainora, serta dari perwakilan Balai Bahasa Lampung Desi Nurul Anggraini masih terus melakukan penelitian di Sumsel.

“ Mereka melakukan penelitian di Lampung dan Sumsel,” katanya.

Untuk dari Kesultanan Palembang Darussalam hanya memberikan informasi kepada mereka terkait pendataan mereka.

Baca Juga:  SMB IV Nilai Pameran Bersama Museum Sumatera Selatan Sebagai Bentuk Edukasi

Hal senada dikemukakan Pangeran Suryo Vebri Irwansyah mengaku, kalau banyak sekali dongeng-dongeng  tentang hewan di Sumsel yang semakin lama semakin hilang.

“ Kita mendorong agar cerita-cerita dan dongeng-dongeng tentang hewan di Sumsel ini agar di lestarikan,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...