Sengketa Pulau Kemaro Antara Zuriat Kiai Merogan dan Pemkot Palembang, Ini Tanggapan Kakanwil BPN Sumsel

Palembang, BP- Sengketa Pulau Kemaro antara Zuriat Kiai Merogan dan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus berlanjut. Pemkot Palembang berencana akan menjadikan Pulau Kemaro sebagai prioritas pengembangan destinasi wisata namun disini lain sejarah Pulau Kemaro yang merupakan Benteng Pertahanan dari Kesultanan Palembang Darussalam di masa lalu tidak diangkat oleh pihak Pemkot Palembang.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Drs. Pelopor M Eng, Sc melihat konflik Pulau Kemaro untuk sekarang DPRD Provinsi , Pemerintah Kota sudah mulai melakukan pendekatan .
“ Saya pikir pendekatan win-win itu akan menyelesikan persoalan di Pulau Kemaro, karena kelihatannya ini maksudnya sama tapi dibahasakan dengan bahasa yang berbeda,” katanya usai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Undang Undang Pokok Agraria (UUPA) ke-61 yang dipusatkan di halaman Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Jalan Pom IX Palembang, Jum’at (24/9)
Menurutnya tujuannya untuk memakmurkan Pulau Kemaro itu dengan aktivitas yang ada di sana.
“ Kebetulan mungkin Pemda punya program-program tertentu yang ini sehingga selama ini seakan-akan ini ada proses pengambilalihan dan sebagainya , nah mudah-mudahan dengan pendekatan-pendekatan dan kebijakan yang sudah , saya lihat pembicaraan kemarin di DPRD Provinsi dan Pemerintah Kota sudah mengarah kepada , ya udah mari kita inclusif aja dalam proses ini,” katanya.
Dan proses kedepan menurutnya dalam kebijakan pihaknya untuk kebijakan agraria nasional dalam reforma agraria bagaimana setiap jengkal tanah , setiap objek tanah secara inclusif dimanfaatkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
“ Apa yang kita lakukan untuk rakyat, kita membangun ini , kita membangun itu untuk rakyat, “ katanya.#osk