Presiden Jokowi Ungkap Alasan PPKM Diperpanjang Terus Karena Kondisi Covid-19 Selalu Berubah dan Bermutasi

31
Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Palembang, BP – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pidatonya menanggapi banyaknya kritikan yang ia dapatkan, terkait kebijakan PPKM yang dinilai tidak konsisten.

Hal tersebut diungkapkan Jokowi saat memberikan pidato dalam sidang tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR, Senin (16/08).

Diketahui kebijakan PPKM ini diberlakukan selama satu hingga dua minggu dan akan diperpanjang lagi jika dibutuhkan.

Selain itu di tiap perpanjangannya pemerintah juga memberikan pelonggaran dan aturan tertentu sesuai dengan kondisi terkini Covid-19 yang sedang terjadi.

Baca Juga:  KASN Melemah, Pelanggaran Walikota Tidak Ada Sanksi

Tentunya hal itu mengakibatkan banyak pihak yang menilai kebijakan PPKM ini sebagai kebijakan yang tidak konsisten karena terus berubah-ubah.

Menanggapi hal tersebut, Jokowi mengatakan jika kebijakan PPKM ini harus diambil pemerintah demi terciptanya keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan kepentingan kesehatan.

“Pengetatan dan pelonggaran mobilitas masyarakat, misalnya, harus dilakukan paling lama setiap minggu, dengan merujuk kepada data terkini. Mungkin hal ini sering dibaca sebagai kebijakan yang berubah-ubah, atau sering dibaca sebagai kebijakan yang tidak konsisten,” kata Jokowi dalam tayangan video di kanal YouTube Sekretariat Kabinet RI, Senin (16/08)

Baca Juga:  Gubernur Gorontalo Takterima Risma Marahi Pegawainya

“Justru itulah yang harus kita lakukan, untuk menemukan kombinasi terbaik antara kepentingan kesehatan dan kepentingan perekonomian masyarakat,” sambung Jokowi.

Selain itu, Jokowi mengungkapkan, perubahan kebijakan atau peraturan ini harus dilakukan karena kondisi Covid-19 yang juga berubah dan terus bermutasi.

Sehingga membutuhkan perubahan penanganan yang sesuai dengan kondisi terkini dan tantangan yang harus dihadapi.

Baca Juga:  Herman Khaeron: Vaksin Covid-19 Kunci Geliat Ekonomi

“Karena virusnya yang selalu berubah dan bermutasi, maka penanganannya juga harus berubah sesuai dengan tantangan yang dihadapi,” tandasnya. #ric

Komentar Anda
Loading...