PKB Sumsel  :  Pemerintah Daerah di Sumsel Belum Serius Tangani Covid-19

36
Ramlan Holdan (BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)  Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)  melihat gerakan pemerintah daerah di Sumatera Selatan (Sumsel) dalam penanganan Covid-19 belum terlihat dan terkesan secara serius belum ada sampai saat ini.

“ Ini perlu kita dorong pemerintah  agar transparan didalam memberikan informasi  dalam persoalan covid ini, kita tidak usah takut , kita tidak usah malu, ini khan bukan aib, ini khan musibah bersama agar masyarakat punya kepercayaan  kepada pemerintah , jangan sampai masyarakat tidak percaya dengan Covid ini , kalau  tidak percaya ini khan banyak  multi tapsir bahkan tuduhan-tuduhan yang kurang baik ,” kata Ketua DPW PKB Sumsel Ramlan Holdan, Kamis (1/7).

Malah kadang-kadang menurutnya isu-isu ini ditangkap masyarakat   dan mengatakan kalau Covid-19 adalah akal-akalan  saja bahkan lebih menyedihkan  yang tidak kena Covid-19 dikubur dengan protokol Covid-19.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPRD PALI  Ucapkan Selamat Hari Pers Nasional ke-80

“ Nah ini perlu di jelaskan kepada masyarakat, kalau ini dibiarkan hilang kepercayaan masyarakat kepada kita, yang lebih sadis lagi ini isu-isu yang tidak mengenakkan  bahwa covid ini adalah alasan  orang-orang tertentu  bahkan dimanfaatkan oleh orang-orang tertentu, karena orang-organ tubuhnya dijual katanya, matanya diambil, nah ini sangat menyesatkan, makanya kita  harus transparan  baik yang sudah meninggal kalau memang Covid kita harus katakan Covid dengan bukti-bukti medis yang ada,” kata mantan anggota Komisi IV DPRD Sumsel ini.

Pihaknya juga mendorong hal tersebut  karena yang paling strategis untuk  menanggulangi itu menurutnya adalah pemerintah daerah.

“ Tinggal sinergitas antara  Pemprov  dan kabupaten dan kota  bagaimana penanggulangan ini secara bersama, silahkan  kita kaji sama-sama apa PPKM kita terapkan, apa Lock Down, Lock Down yang bagaimana, nah ini harus kita kaji bersama-sama  dan maklumat ini akan tetap kita jalankan ,” kata politisi senior PKB ini.

Baca Juga:  “Serius Atau Tidak Pemerintah Daerah Dalam Penanganan Covid-19 Terlihat Dari Intervensi Anggaran”

Selain itu anggota legislatif dari PKB minimal sebagai anggota DPRD harus  memperhatikan juga  dan memonitor sejauh mana perkembangan penanggulangan Covid-19 di masing-masing daerah disamping pihaknya akan menjadi garda terdepan dan  tauladan bagi masyarakat khususnya terhadap penggunaan protokol kesehatan.

“ Kami ingin mendorong  agar Pemerintah Daerah hingga  kabupaten kota di Sumsel agar 100 persen fokus dalam menangani Covid-19 ini.Kita berharap keseriusan ini sangat penting sekali , apalagi kita sudah  amsuk katagori zona merah, karena kita sulit untuk mencari informasi sekarang ini , informasi soal Covid-19  di mana kita ada zona merah, kita bingung juga clusternya dimana apakah cluster cape-cape, apakah cluster perkantoran, cluster rumah-rumah ibadah, atau cluster pasar, ini khan belum paham ,” katanya.

Baca Juga:  Gubernur Ingatkan Masyarakat Waspada Penyakit DBD

Apalagi menurutnya DPP PKB telah menyampaikan maklumat  keseluruh jajaran pengurus PKB baik tingkat provinsi, kabupaten/kota, kecamatan hingga ke desa yang isinya bentuk wujud kepedulian PKB dengan meningkatnya virus Covid-19 yang terjadi saat ini.

“ Langkah pertama ketua umum PKB meminta seluruh jajaran pengurus  untuk memberikan contoh, ketauladanan didalam meningkatkan penggunaan protokol-protokol kesehatan baik dilingkungan keluarga, lingkungan kantor dan lingkungan masyarakat , nah ini kader-kader harus  menjadi contoh dan teladan dan ingin menggerakkan itu , memberikan contoh,” katanya

Kedua  pihaknya sedang merumuskan untuk membantu  masyarakat yang terkena Covid -19 dimana masyarakat punya beban dalam arti sakit dan dibebani untuk membayar juga sehingga pihaknya mencoba meringankan untuk menolong dan membantu masyarakat sudah terkena  Covid-19  terutama masyarakat yang kurang mampu.#osk

Komentar Anda
Loading...