DPRD Sumsel Prihatin , Tenaga Fungsional Pustakawan  di Sumsel Hanya Ada 136 Orang

13
Mgs Syaiful Padli (BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP- Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Mgs Syaiful Padli  mengapresiasi capaian kinerja Dinas Perpustakaan Provinsi Sumsel.

“Bahwa pada Tahun Anggaran 2020 secara umum seluruh program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2020 sudah dilaksanakan secara baik, yang bersumber APBD maupun APBN telah berjalan dengan baik,” katanya, Rabu (28/4).

Baca Juga:  Pemprov Sumsel Ajukan RAPBD P Sumsel TA 2021 ke DPRD Sumsel Awal September

Hal ini menurut politisi PKS ini dibuktikan dengan tingkat penyerapan keuangan APBD sebesar 84,51% dan realisasi fisik mencapai 100%. Sementara APBN penyerapan keuangan sebesar 82,09% dan realisasi fisik mencapai 100%.

“ Kami dari Pansus V menyarankan terkait dengan Perpustakaan yang ada misalnya  terbatasnya jumlah perpustakaan yang terakreditasi, baru mencapai 106 perpustakaan dari 5.464 jenis perpustakaan yang terdata ,” katanya.

Baca Juga:  Ketua DPRDC Sumsel  Beri Semangat Kafilah Sumsel di STQ Malut

Hal ini menurutnya juga dipengaruhi oleh rendahnya pemahaman akan pentingnya akreditasi.

“ Terbatasnya tenaga fungsional pustakawan yang saat ini berjumlah 136 orang tersebar di perpustakaan umum Kabupaten/Kota, namun keberadaannya tidak tersedia di Dinas Perpustakaan Kabupaten OKU, OKU Timur, OKU Selatan, Ogan Ilir, Pali, OKI dan Kabupaten Musi Rawas Utara,” katanya sembari mengaku prihatin dengan kondisi tersebut.

Baca Juga:  Semenjak Pandemi Covid-19 Jumlah Penduduk Miskin  di Sumsel  Bertambah

Karena ini menurutnya Pansus V menyarankan agar Dinas terkait segera mencari solusi atas permasalahan sehingga kedepan tidak terulang lagi.#osk

 

Komentar Anda
Loading...