Rencana BOT Gedung Walikota Palembang, PKB Sumsel Minta Ditinjau Ulang

90
Ramlan Holdan (BP/DUDY OSKANDAR)

Palembang, BP–Ketua DPW PKB Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Ramlan Holdan meminta Pemerintah Kota Palembang meninjau ulang rencana untuk melakukan Build Operate Transfer (BOT)  gedung Walikota Palembang.

“Pertama  kalau BOT harus di  kaji ulang , kepentingan BOT untuk apa, apakah untuk  objek wisata atau  untuk objek ekonomi , kedua pindahnya kemana , tempat pindahnya apakah sudah sesuai  denghan RTRW yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota,” katanya, Kamis (4/3).

Baca Juga:  Kabur Saat Akan di Tangkap Pembobol Toko Kelontongan di Kalidoni di Tembak

Lalu menurut mantan anggota Komisi IV DPRD Sumsel ini, kantor Walikota Palembang mengandung nilai sejarah yang sangat tinggi.

“Kalau itu belum dianggap mendesak , kita fokus penanganan covid-19 dan ekonomi , dua masalah ini khan belum selesai di Palembang,” katanya.

Berkaca dengan BOT pasar Cinde yang ternyata gagal dan terbengkalai oleh pihak Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang dan pihak pengembang.

Baca Juga:  Keren.....Wali Kota dan Sultan   Palembang Pimpin Pawai  Peringatan Pertempuran Lima Hari Lima Malam

“Lalu keuntungan untuk kota Palembang dengan BOT ini , kalau sekadar bangun 35 tahun diberikan orang lain , untungnya apa kita selama 35 tahun , kalau itu memang untuk bisnis , apakah itu kawasan bisnis di situ, itu khan gedung perkantoran, tetapi keuntungan untuk Pemkot apa kalau dibangun 35 tahun nanti, apakah dia dapat pertahun atau sekaligus, bisanya 35 tahun bisa diminta haknya, kalau mau di gedung itu mau dirobohnya, kalau gedung itu memang cagar budaya  kita menolak itu,” katanya.

Baca Juga:  Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Seharusnya Bisa Branding Wisata di Palembang

Dia menyarankan pihak Pemkot Palembang kalau ingin mendapatkan pendapatan cari dari sektor lain.

Komentar Anda
Loading...