Tekan Kebocoran, PDAM Tirta Musi Janjikan Rutin Rehabilitasi Jaringan Tua

29
Direktur Utama PDAM Tirta Musi Andi Wijaya

Palembang, BP–Tingkat kehilangan air PDAM Tirta Musi pada 2020 mengalami peningkatan dari tahun lalu. Meski demikian, perusahaan plat merah ini menyatakan hal tersebut berkorelasi dengan tingginya distribusi air saat ini.

Direktur Utama PDAM Tirta Musi Andi Wijaya mengatakan, semakin banyak volume distribusi, jumlah kehilangan air juga tinggi. Tahun ini persentase kehilangan air capai 21 persen, naik dibandingkan tahun lalu yang hanya 18,8 persen.

Baca Juga:  Seleksi Dirut PDAM Tirta Musi Harus Bebas Intervensi Politik

“Soal kerugian dihitung saja nilainya per meter kubik Rp4.000. Kita berharap tahun 2021 bisa ditekan sehingga jumlah distribusi air ke pelanggan meningkat,” katanya, Rabu (30/12/2020).

Meski demikian, PDAM tetap berupaya melakukan langkah pencegahan agar hal serupa tidak terulang, salah satunya melakukan rehab, mulai dari perbaikan jaringan yang sudah berusia tua, pengecekan rutin dan menerapkan manajemen tekanan.

Di sisi lain, meski kondisi pandemi tidak memengaruhi kinerja perusahaan daerah tersebut. Menurut Andi, PDAM Tirta Musi menorehkan capaian kinerja yang positif. Dengan realisasi laba di tahun 2020 mencapai Rp130 miliar.

Baca Juga:  Seluruh Pelanggan PDAM Seberang Ulu Stop Dialiri Air Bersih

“Sebenarnya itu jauh dari target tapi kita berhasil melakukan efisiensi biaya sehingga tetap bisa memperoleh keuntungan. Dari target Rp101 miliar, di pengujung tahun 2020 realisasi Rp130 miliar,” katanya.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan bersama dewan pengawas, mereka melakukan evaluasi kinerja PDAM Tirta Musi yang hasilnya cukup baik dan masih menghasilkan laba ditengah kondisi pandemi.

Baca Juga:  Pemkab Minta PDAM Lanjutkan Pembangunan Booster, Jangan Terganggu Klaim Lahan

“Saya sangat mengapresiasi kinerja PDAM dengan semua program kerja yang disiapkan tidak terpengaruh karena pandemi, tapi malah justru tetap menghasilkan untung. Belum lagi kapasitas produksi meningkat walaupun yang menjadi PR saat ini bagaimana menekan angka kehilangan air,” katanya. #pit

Komentar Anda
Loading...