29 Orang di Jalan Ki Marogan Kehilangan Tempat Tinggal

43
BP/IST
Pasca terjadinya kebakaran di Jalan Masjid Kiai Muara Ogan, Gang Merogan, Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati Palembang, pada Kamis (27/11) sekitar pukul 18.00, sekitar 29 orang kehilangan tempat tinggal.

Palembang, BP

Pasca terjadinya kebakaran di Jalan Masjid Kiai Muara Ogan, Gang Merogan, Kelurahan Kertapati, Kecamatan Kertapati Palembang, pada Kamis (27/11) sekitar pukul 18.00, sekitar 29 orang kehilangan tempat tinggal.

Kebakaran yang diduga akibat pendek (konsleting listrik) dari rumah Hadiwanto yang mengakibatkan delapan rumah terbakar dan depalan kartu keluarga (kk) dengan total 29 orang harus mengsungi dan menunggu uluran bantuan dari pemerintah kota maupun Provinsi serta instansi.

Baca Juga:  Kapolda Sumsel  Gelar Patroli Karhutla di Wilayah OKI

Lurah Kertapati, H Murti Hertanto didampingi Ketua RT 003, Luis Rendi mengatakan, dari hasil pendataan yang dilakukan ada delapan rumah dengan jumlah KK delapan dan jumlah warganya yang terkena dampak berjumlah 29 orang akibat kebakaran yang diduga dari arus pendek listrik ini.

“Delapan rumah yang terbakar ini tidak semuanya hangus, dimana dari hasil data kita dapatkan dari delapan rumah terbakar ini empat diantaranya hanya terbakar sebagian saja dan sisanya ludes terbakar,” katanya, Jumat (27/11).

Baca Juga:  Kebakaran 15 Ulu, Fahrie : Terima Kasih Atas Bantuannya

Menurutnya dari 29 warga terkena dampak sudah mengungsi ke rumah warga dan sebagian lagi ke rumah ketua RT dan RW.

“Mereka sudah mengungsi dan sebagian warga kita ini mengungsi ke rumah ketua RT dan RW,” katanya.

Murti memastikan semua warga yang menjadi korban kebakaran sudah terdata serta pihaknya sudah mendirikan posko bantuan.

Baca Juga:  DPC Partai Demokrat Palembang Bawa Oleh-Oleh Buat Korban Kebakaran

“Kita sudah mendirikan posko untuk bantuan yang masuk sehingga bisa disalurkan kepada korban kebakaran yang terjadi hingga saat ini bantuan terus berdatangan,”ujarnya.

Akibatnya ia tidak sempat menyelamatkan barang berharga hanya bisa menyelamatkan anaknya dan pakaian yang dipakai saja. “Saya belum sempat menyelamatkan barang berharga, tapi yang utama menyelamatkan anak saya terlebih dahulu,” katanya.#osk

 

Komentar Anda
Loading...