Kesiapsiagaan Tanggap Darurat, Kilang Plaju Gelar Minor Emergency Drill Dukung Pit Stop Tahap II 2026

5

Palembang,BP-  Sebagai salah satu penopang ketahanan energi nasional, Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju atau Kilang Plaju terus memastikan setiap rangkaian Pit Stop Tahap II 2026 dilaksanakan dengan mengedepankan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Minor Emergency Drill Pit Stop RU Plaju di area Sungai Gerong pada Rabu (29/7), guna menguji kesiapan organisasi tanggap darurat dalam menghadapi potensi kondisi kedaruratan selama pekerjaan pemeliharaan berlangsung.

Simulasi dirancang menyerupai kondisi nyata dengan melibatkan pekerja dan kontraktor utama yang terlibat dalam pelaksanaan Pit Stop. Skenario dimulai dari kebocoran hidrokarbon pada pompa yang berkembang menjadi kebakaran, kemudian dilanjutkan dengan skenario penyelamatan pekerja yang mengalami keadaan darurat saat bekerja di ketinggian sekitar 20 meter. Melalui simulasi ini, seluruh unsur organisasi tanggap darurat diuji untuk merespons secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Baca Juga:  Gus Jazil: Saatnya Jokowi Undang Presiden Palestina-PM Israel Duduk Bersama

Pjs. Manager HSSE RU Plaju, Ery Puspiartono, mengatakan bahwa kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan Pit Stop, mengingat kegiatan ini melibatkan ribuan pekerja, aktivitas pemeliharaan berskala besar, serta berbagai pekerjaan berisiko tinggi.
“Minor Emergency Drill menjadi sarana untuk memastikan seluruh personel memahami peran dan tanggung jawabnya dalam kondisi darurat. Tidak hanya menguji aspek teknis penanganan, simulasi ini juga memperkuat koordinasi, komunikasi, dan pengambilan keputusan agar setiap potensi risiko dapat ditangani secara cepat dan tepat sesuai prosedur HSSE,” ujar Ery.

Baca Juga:  2018, Perbankan Harus Pacu Pertumbuhan Kinerja

Pelaksanaan simulasi ini merupakan bagian dari rangkaian penguatan budaya keselamatan selama Pit Stop Tahap II 2026 yang berlangsung pada 27 Juli hingga 14 Agustus 2026. Sebelumnya, Kilang Plaju juga telah melaksanakan Grand Safety Talk, penandatanganan komitmen HSSE, serta berbagai penguatan aspek keselamatan lainnya sebagai upaya membangun kesadaran bersama bahwa setiap pekerjaan harus dilaksanakan secara aman, tepat waktu, dan berkualitas.

Baca Juga:  Tim Gabungan  Padamkam Api di OKI

Melalui penguatan kesiapsiagaan tanggap darurat, Kilang Plaju berharap seluruh rangkaian Pit Stop Tahap II 2026 dapat berjalan dengan target Safe Execution, On Schedule, dan Right Quality. Lebih dari itu, komitmen terhadap keselamatan menjadi wujud tanggung jawab perusahaan dalam melindungi setiap pekerja yang terlibat, sehingga seluruhnya dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat dan selamat, sekaligus memastikan pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga.#udi

Komentar Anda
Loading...