Mr Tewas Bunuh Diri di Jembatan Ampera

28
Pria tanpa identitas nekat mengakhiri hidup dengan melompat dari atas Jempatan Ampera, Senin (26/10) pukul 11.35. Mr X yang terjatuh di kawasan dermaga Pasar 16 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, meninggal dunia dengan luka serius  sejumlah tubuhnya.

Palembang, BP—Pria tanpa identitas nekat mengakhiri hidup dengan melompat dari atas Jempatan Ampera, Senin (26/10) pukul 11.35. Mr X yang terjatuh di kawasan dermaga Pasar 16 Ilir, Kecamatan Ilir Timur (IT) I Palembang, meninggal dunia dengan luka serius  sejumlah tubuhnya.

Melihat kejadian itu, masyarakat di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP) memadati jenazah korban hingga menutupi akses Jalan di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang.

Kepala Pos Polsek Ilir Timur 1 Pasar 16 Palembang, Aiptu Agusni AW mengatakan, belum diketahui motif korban mengakhiri hidupnya dengan terjun dari atas Jembatan Ampera, hingga membuat masyarakat sekitar terkejut dan melaporkan kejadian ke Pos Pasar 16 Ilir Palembang.

Baca Juga:  Kapolda: Tindak Tegas Polisi Nakal

“Kita belum mengetahui motif korban mengakhiri hidupnya dan juga di tubuh korban kita tidak menemukan satu pun identitas,” ujarnya, saat ditemui di TKP kejadian.

Dia menjelaskan, bahwa korban meninggal akibat luka serius di kepala akibat terjun dari atas jembatan Ampera. “Kita tidak menemukan tanda-tanda kekerasan tapi ada benturan keras di bagian kepala akibat terjun dari atas jembatan Ampera,” katanya.

Kepala SPK Unit I Polrestabes Palembang, Ipda Ahmad Tamimi membenarkan, jika Mr.X yang dievakuasi pihaknya ke RS Bhayangkara Palembang merupakan korban bunuh diri yang terjadi di kawasan Dermaga Pasar 16 Ilir Paembang.

Baca Juga:  Polda Mulai Amankan KPU Sumsel

“Sebelum terjun dari Jembatan Ampera dan jatuh ke parkiran Dermaga Pasar 16 Ilir Palembang, korban juga diketahui sebelumnya sudah melakukan percobaan aksi bunuh diri dari lantai 4 Gedung Pasar 16 Ilir sekitar pukul 11.35 namun tidak berhasil karena jatuh diterpal para pedagang yang berada di bawah,” kata Tamimi.

Dikatakan juga, usai tidak berhasil bunuh diri dengan cara melompat dari Gedung Pasar 16 Ilir Palembang, ternyata korban masih nekat untuk mencoba bunuh diri dan berpindah lokasi untuk melancarkan aksinya tersebut.

“Setelah gagal di Gedung Pasar 16 itu, rupanya korban ini masih ingin bunuh diri dan pindah lokasi yang tidak jauh dari lokasi pertama, mungkin 10 menit dari percobaan pertama. Sepertinya korban diduga depresi,” katanya.

Baca Juga:  Sukses Gelar Mobile IP Clinic, Kemenkumham Sumsel Tumbuhkan Kesadaran Pentingnya Kekayaan Intelektual

Tamimi juga mengimbau, bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya ataupun mengenali korban dapat segera mendatangi RS Bhayangkara Palembang. Korban memiliki ciri-ciri usia sekitar 25 tahun, memakai pakaian kaos oblong warna hitam dan celana pendek warna abu-abu.

“Dari tubuh korban, kita mendapati sejumlah luka di tubuh korban akibat aksi bunuh diri tersebut, seperti luka parah di bagian kepala, tangan kiri patah dan pinggang korban yang juga mengalami patah,” katanya. #osk

Komentar Anda
Loading...