PSK Larikan Motor Teman Kencan

22
BP/IST
Tersangka Vina

Palembang, BP

Vina (30)  memutuskan untuk melarikan motor teman kencannya.

Pelaku nekat melakukan aksi tersebut karena tidak menerima bayaran dari teman kencan yang telah berhubungan badan dengannya.

Korban yakni Jeni Abdullah (38) warga Jalan AKBP H Umar Kelurahan Ario Kemuning Kecamatan Kemuning yang tahu motornya dilarikan tersangka, memutuskan untuk melapor ke polisi.

Tersangka mengaku, kenal dengan korban dari salah satu tempat hiburan di kawasan Soekarno Hatta.

Baca Juga:  Delapan Orang Pelaku Pendudukan Lahan PT TMM Ditangkap

Dari situ, mereka berkenalan hingga memutuskan untuk berkencan.

Mereka mendatangi sebuah kost kawasan Pulo Gadung Kelurahan Karya Baru Kecamatan Alang – alang Lebar.

“Aku sudah melayani dia sampai beberapa kali. Karena sudah melayani, aku minta bayaran Rp 800 ribu. Tetapi, dia ini tidak mau membayar,” kata ibu dua anak ini saat diamankan di Polsek Sukarami Palembang, Rabu  (30/9).

Kesal karena tak dibayar setelah memberikan pelayanan kepada korban, melihat korban tidur muncul niat tersangka untuk melarikan motor milik korban.

Baca Juga:  Dua Pemuda Buntu Curi Tabung Gas dan Ayam Bangkok

Melihat korban tertidur pulas, tersangka mengambil kunci kontak motor NMAX BG 5047 ACO yang milik korban. Tersangka juga mengunci pintu agar korban tidak bisa keluar.

Berhasil mengambil motor korban, tersangka akhirnya memutuskan untuk menjual motor tersebut. Namun, tersangka meminta orang lain untuk menjual motor korban.

“Motor itu dijual Rp 5 juta, tapi aku cuma dapat Rp 500 ribu. Aku masih terima, ketimbang tidak dapat sama sekali,” pungkasnya.Kapolsek Sukarami AKP Satria Dwi Darma membenarkan bahwa tersangka Herlina sudah ditangkap. Penangkapan tersangka setelah mendapat laporan dari korban bila tersangka telah melarikan sepeda motor korban usai berhubungan intim.

Baca Juga:  Pencuri Tabung Gas Diamankan Pemilik Toko

“Tersangka ditangkap dikediamannya. Dari hasil pemeriksaan tersangka kesal karena setelah melayani korban malah tidak dibayar,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...