CCTV Sedang Maintenance, 33 Bollar Hilang Tak Terpantau

39

Palembang, BP–Sebanyak 33 Bollar Jembatan Ampera yang terpantau lepas pada Senin (10/8/2020) akan diperbaiki Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) wilayah V. Sayangnya CCTV di Ampera dalam keadaan rusak sehingga tidak bisa memantau tempat kejadian.

Posisi bollar berada di sebelah kiri arah Seberang Ulu ke Ilir. Ada 33 besi yang hilang dan terlihat ada bekas ban mobil di trotoar. Berdasarkan pantauan, terlihat keramik bekas dudukan bolar yang berlubang seperti sengaja di bongkar dan bukan tertabrak.

Baca Juga:  Polres OI Grebek Judi Sabung Ayam dan Dadu  Guncang

Kepala BBPJN Wilayah V, Kgs Syaiful Anwar saat dikonfirmasi mengatakan, sebelumnya ia telah menugaskan PPK untuk melakukan pengecekan kerusakan. Sebab, kondisi kerusakan lapangan yang terjadi memunculkan sejumlah asumsi.

“Total yang hilang ada 135 bollar, yang kemarin 33. Sedang dipesan, sebulan sudah kita pasang. Satu bollar ini harganya Rp90 ribu, jadi total Rp40 juta,” katanya usai meninjau lokasi kejadian di Jembatan Ampera, Selasa (11/8/2020).

Baca Juga:  Yudha Pratomo Mahyuddin Bantu Korban Kebakaran di Kelurahan 3/4 Ulu

Syaiful mengatakan, pihaknya sudah melaporkan ke Polresta Palembang. Pihaknya belum dapat menyampaikan hasil penyelidikan sebab CCTV sedang maintenance dalam satu bulan terakhir. Di Jembatan Ampera ini ada dua CCTV, satu mengarah ke Seberang Ulu dan satunya ke Ilir.

“CCTV yang arah Ulu sedang rusak. Besi ini sangat kuat sekali, makanya kita serahkan kasus ini ke Polresta. Nanti kalau sudah ada laporannya kami sampaikan,” katanya.

Pengawasan Jempatan Ampera selain kewenangan PPK Jembatan Metropolitan juga kewenangan instansi setempat. “Total anggaran perawatan Ampera ini Rp300 juta, selain keramik juga perbaikan lampu,” katanya.

Baca Juga:  Jam Analog Percantik Ampera

Sebelumnya Sekretaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, kejadian ini sudah terulang dua kali. Karena sudah sering, Satpol PP harusnya rajin melakukan patroli. Jembatan tak hanya Ampera harus sering dipatroli.

“Setelah dilihat dari CCTV, baru bisa ditentukan secara hukum orang yang menabrak dan yang mengambil besi bollar,” katanya. #pit

Komentar Anda
Loading...