Bentuk Tim Satgas Lawan Covid-19, Syamsul Bahri: “Kita Coba Nilai Daerah Apakah Serius Atau Tidak Tangani Covid-19”

28
BP/DUDY OSKANDAR
Syamsul Bahri

Palembang, BP

Pihak DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) prihatin dengan banyaknya menerima laporan terkait keseriusan pemerintah daerah untuk menanggulangi pandemi Covid-19.

Untuk itu, DPRD Sumsel bersepakat membentuk tim Satuan Tugas (Satgas) Lawan Covid-19.

“Tugas utama kita mencoba menganalisa sekaligus menilai tiap daerah apakah serius atau tidak dalam upaya penanganan pandemi Covid-19. Yang bakal disinkronkan dengan laporan yang kami dapatkan dari masyarakat,” kata

Baca Juga:  Rapat Paripurna Dihadiri Mendagri Tjahjo Kumolo, Kursi Anggota DPRD Sumsel Banyak Kosong

Ketua Koordinator Tim Satgas Lawan Covid-19 DPRD Sumsel, Dr Ir H Syamsul Bahri,MM, Rabu (6/5).

Menurut Syamsul, pihaknya juga bakal melihat apakah daerah baik yang ditetapkan sebagai zona merah, kuning maupun hijau telah menyiapkan posko yang representatif maupun menyediakan Alat Pengaman Diri (APD) sesuai standar.

Terhadap masyarakat menurut Syamsul pemerintah daerah diminta agar melakukan pendekatan secara internal dan kekeluargannya.

Baca Juga:  TRG Sumsel Lakukan Pemetaan Lahan Gambut Direstorasi

“Apabila pendekatan internal dan kekeluargaan itu tak kunjung diindahkan silahkan lakukan penindakan berdasarkan aspek hukum berupa anjuran-anjuran pemerintah. Sekaligus sanksi bagi mereka yang melanggar karena sudah ada sanksi saja masih susah untuk ditindak apalagi tidak ada sanksi sama sekali,” kata politisi yang juga menjabat sebagai ketua Fraksi Partai Nasdem DPRD Sumsel ini.

Menurut mantan birokrasi yang diantaranya berkiprah sebagai Kadis PUCK, Kadis PUBM hingga Kadis PSDA Pemprov Sumsel ini menyarankan agar seluruh dinas/instansi di lingkup Pemprov Sumsel hingga kabupaten/kota di Sumsel untuk memasang bendera setengah tiang.

Baca Juga:  Tatib DPRD Sumsel Makin Jelas

“Ini sebagai pertanda kita tengah berduka akibat pandemi Covid-19 yang kini telah menjadi bencana nasional karena seluruh wilayah di Indonesia telah terjangkit wabah yang mematikan ini,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...