ITW Sarankan Kemenhub Hentikan Operasional KRL 3-4 Hari ke Depan

16
Edison Siahaan

Jakarta, BP–Indonesia Traffic Watch (ITW) menyarankan agar Kemenhub menghentikan operasional KRL Jabodetabek tiga atau empat hari kedepan. Kemudian membuat kebijakan apakah KRL dihentikan atau hanya pembatasan, setelah melakukan evaluasi terhadap dampak yang ditimbulkan.

ITW menilai, menghentikan operasi KRL Jabodetabek selain memaksimalkan pelaksanaan PSBB, juga bermanfaat pada keselamatan jiwa masyarakat karena memutus rantai penyebaran dan penularan virus corona.

Dikatakan Ketua Presidium ITW Edison Siahaan, ITW mendesak agar keputusan Kemenhub tidak memberhentikan sementara kegiatan operasional KRL Jabodetabek saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dengan alasan untuk melayani aktivitas masyarakat yang dikecualikan selama PSBB, supaya ditinjau ulang. Dengan alasan demi keselamatan jiwa masyarakat luas dari ancaman teror virus corona atau covid-19.

Baca Juga:  ITW: Pengguna Jalan Tol Jangan Hanya Jadi Obyek Penindakan

Hendaknya, Kemenhub memutuskan dengan berdasarkan kepentingan yang lebih urgent yaitu memutus rantai penyebaran dan penularan virus corona atau covid-19. Dimana penyebaran dan penularan itu oleh manusia dengan manusia. Sehingga PSBB adalah upaya efektif untuk melakukan pencegahan penularan dan penyebaran covid-19.
Sementara salah satu transportasi massal warga di Jabodetabek yang daya angkutnya besar adalah KRL. Sehingga potensi untuk menjadi arena penyebaran dan penularan covid-19. Maka perlu kebijakan yang berorientasi demi kemanusiaan untuk menyelamatkan warga dari teror wabah virus corona. Diantaranya menghentikan kegiatan yang potensi menjangkitkan penyebaran dan penularan.

Baca Juga:  Lagi-Lagi Owner Hotel Ibis Mangkir

ITW meminta agar dalam situasi seperti saat ini, Kemenhub menjauhkan pikiran dari kepentingan bisnis. Sedangkan alasan untuk melayani aktivitas masyarakat yang terkecuali PSBB,tidak sebanding dengan upaya pencegahan penyebaran dan penularan virus corona yang potensi mengancam masyarakat luas.#

 

Komentar Anda
Loading...