DPRD OI Nilai Program Transformasi Pertanian Hanya Mimpi di Siang Bolong

36
Anggota DPRD OI Muhammad Iqbal

Inderalaya, BP–Anggota DPRD Ogan Ilir (OI) menilai program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OI mengenai transformasi pertanian yang sering digaung-gaungkan hanya dianggap mimpi disiang bolong

Hal tersebut ditegaskan Anggota DPRD OI Muhammad Iqbal yang juga berasal dari Fraksi Golkar. Menurutnya Pemkab OI boleh saja punya program melalui Dinas Pertanian, namun harus punya dasar atau landasan.

Disebutkan Ikbal, mengapa dirinya menilai program tersebut sekadar mimpi, dikarenakan ada beberapa faktor antaranya lahan tidur yang akan digarap tersebut adalah milik oranglain yang harus ada prosedur jelas untuk penggarapannya, mengubah cara bertani masyarakat bukanlah hal yang mudah dan biayanya luar biasa

Baca Juga:  DRA Tugasi Suharto Urusi Musda IV  

“Bahkan katanya program transformasi pertanian tersebut didukung oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian, padahal perhatian pemerintah pusat bukan hanya OI saja? Jadi patut juga kita pertanyakan apakah benar atau bagaimana? Bahkan saat HUT OI beberapa waktu lalu Gubernur Sumsel H Hermab Deru sempat mengatakan kalau irigasi sawah sebenarnya sudah ada di OKUT dan ini bukan hal baru, sudah dapat A nanti mau B. Sebenarnya ini sindiran seharusnya mengerti sajalah. Mimpi itu kalau malam har wajar, ini disiang hari dan tidak tidur! Jadi program transformasi pertanian yang selalu didengungkan itu adalah fiksi bukan fakta!,” tegas Iqbal.

Baca Juga:  Ogah Bayar Pajak, PT Buyung Kena Sanski Administrasi

Ditambahkannya, pihaknya juga sangat menyanyangkan sampai saat ini anggota DPRD OI belum pernah diajak bicara oleh bupati ataupun dinas terkait soal tersebut, tahu-tahu ada program Pemkab OI. Bagaimana soal perdanya soal aturannya kan harus dibahas. Bukan ngomong dulu bukan jargon dulu baru dibahas. Jadi bingung saya? Meskipun angan-angan ini tujuannya baik, namun susah untuk diwujudkan dan diimplementasikan. Karena merubah iklim atau cara bercocok tanam bukanlah hal yang mudah. Harus ada pelantihan, peraturan dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga:  Endang PU dan Herman Firdaus Perebutkan Posisi Ketua DPD Golkar Ogan Ilir

Sementara itu Kadis Pertanian Hasnandar belum bisa dihubungi terkait hal tersebut, saat didatangi di kantornya masih terlihat sibuk bekerja. #hen

Komentar Anda
Loading...