17 Kabupaten Kota  Harus Bersatu Dalam Satu Bingkai Pembina Adat Sumsel

77
BP/DUDY OSKANDAR
Musyawarah Adat dalam rangka  Pembentukan Pembina Adat  Sumatera Selatan di ruang Karang Anyar, Hotel Swarnadwipa, Palembang, Kamis (26/12).

Palembang, BP

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Musyawarah Adat dalam rangka  Pembentukan Pembina Adat  Sumatera Selatan di ruang Karang Anyar, Hotel Swarnadwipa, Palembang, Kamis (26/12).

Acara dihadiri tokoh adat 15 kabupaten dan kota di seluruh Provinsi Sumsel.

Acara dibuka Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata  Sumsel  Aufa Syahrizal  SP.

Menurut Aufa para tokoh-tokoh adat ini akan dimintai saran dan pendapatnya terkait pembentukan pembina adat Sumsel dimana Sumsel memiliki 17 kabupaten dan kota yang memiliki adat istiadat yang berbeda dan beragam.

Baca Juga:  APBD Sumsel 2019 Diproyeksikan Rp 9,713 Triliun

“ Ini harus kita satukan,” katanya Aufa.

Karena ini adalah musyawarah adat menurut Aufa harus fokus  untuk segera membahas AD/ART yang sudah sudah disusun draftnya oleh panitia untuk selanjutnya dibahas yang akan menjadi pedoman dalam menjalankan organisasi ini.

 

BP/DUDY OSKANDAR
Musyawarah Adat dalam rangka  Pembentukan Pembina Adat  Sumatera Selatan di ruang Karang Anyar, Hotel Swarnadwipa, Palembang, Kamis (26/12).

Setelah itu dilakukan pembentukan kepengurusan Pembina adat Sumsel yang semua kepengurusan tersebut harus ada keterwakilan dari kabupaten kota.

“Silahkan ini dibahas , masalah program kerja , masalah kenapa lembaga adat ini dibuat itu tidak dibahas dulu, karena kepengurusan ini akan dilantik dan dikukuhkan  oleh Gubernur Sumsel secara langsung di Griya Agung,” katanya.

Baca Juga:  SMB IV Sebut Pempek Palembang Sudah Dikenal Dunia

Menurut Aufa, Gubernur Sumsel mengharapkan 17 kabupaten kota di Sumsel lembaga dan pemuka adat harus bersatu  dalam satu bingkai pembina adat Sumsel.

“ Setelah musyawarah ini akan dilanjutkan dengan rapat koordinasi adat disitulah akan berbicara program kerja, mau dibawa kemana lembaga adat ini,” katanya.

Sedangkan pimpinan rapat sekaligus Sekretaris Dewan Adat Sumsel, H Albar S Subari SH SU mengatakan, dalam  musyawarah  adat tersebut mengusung  tema “Melalui Rembuk Adat Kita  Revitalisasi Kelembagaan Pembina Adat Menuju  Sumsel Maju Untuk Semua “ .

Baca Juga:  Pelaku Penganiayaan Diskotek eks Lokalisasi Kampung Baru Ditangkap

Kegiatan menurutnya akan berlangsung tanggal 26 sampai 27 Desember 2019 di Hotel Swarnadwipa Palembang.

“ Pesertanya adalah pengurus/pemangku adat aktip dengan membawa surat tugas  dari instansi pemerintah yang berwenang dan peserta membawa pakaian adat kabupaten kota setempat,” kata Albar.#osk

Komentar Anda
Loading...