17 Kabupaten Kota Harus Bersatu Dalam Satu Bingkai Pembina Adat Sumsel

Musyawarah Adat dalam rangka Pembentukan Pembina Adat Sumatera Selatan di ruang Karang Anyar, Hotel Swarnadwipa, Palembang, Kamis (26/12).
Palembang, BP
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar Musyawarah Adat dalam rangka Pembentukan Pembina Adat Sumatera Selatan di ruang Karang Anyar, Hotel Swarnadwipa, Palembang, Kamis (26/12).
Acara dihadiri tokoh adat 15 kabupaten dan kota di seluruh Provinsi Sumsel.
Acara dibuka Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Sumsel Aufa Syahrizal SP.
Menurut Aufa para tokoh-tokoh adat ini akan dimintai saran dan pendapatnya terkait pembentukan pembina adat Sumsel dimana Sumsel memiliki 17 kabupaten dan kota yang memiliki adat istiadat yang berbeda dan beragam.
“ Ini harus kita satukan,” katanya Aufa.
Karena ini adalah musyawarah adat menurut Aufa harus fokus untuk segera membahas AD/ART yang sudah sudah disusun draftnya oleh panitia untuk selanjutnya dibahas yang akan menjadi pedoman dalam menjalankan organisasi ini.

Musyawarah Adat dalam rangka Pembentukan Pembina Adat Sumatera Selatan di ruang Karang Anyar, Hotel Swarnadwipa, Palembang, Kamis (26/12).
Setelah itu dilakukan pembentukan kepengurusan Pembina adat Sumsel yang semua kepengurusan tersebut harus ada keterwakilan dari kabupaten kota.
“Silahkan ini dibahas , masalah program kerja , masalah kenapa lembaga adat ini dibuat itu tidak dibahas dulu, karena kepengurusan ini akan dilantik dan dikukuhkan oleh Gubernur Sumsel secara langsung di Griya Agung,” katanya.
Menurut Aufa, Gubernur Sumsel mengharapkan 17 kabupaten kota di Sumsel lembaga dan pemuka adat harus bersatu dalam satu bingkai pembina adat Sumsel.
“ Setelah musyawarah ini akan dilanjutkan dengan rapat koordinasi adat disitulah akan berbicara program kerja, mau dibawa kemana lembaga adat ini,” katanya.
Sedangkan pimpinan rapat sekaligus Sekretaris Dewan Adat Sumsel, H Albar S Subari SH SU mengatakan, dalam musyawarah adat tersebut mengusung tema “Melalui Rembuk Adat Kita Revitalisasi Kelembagaan Pembina Adat Menuju Sumsel Maju Untuk Semua “ .
Kegiatan menurutnya akan berlangsung tanggal 26 sampai 27 Desember 2019 di Hotel Swarnadwipa Palembang.
“ Pesertanya adalah pengurus/pemangku adat aktip dengan membawa surat tugas dari instansi pemerintah yang berwenang dan peserta membawa pakaian adat kabupaten kota setempat,” kata Albar.#osk