Dugaan Permasalahan Proyek Jembatan KTM, GPPMS Demo

12
Massa yang menamakan diri Gerakan Persatuan Pemuda Mahasiswa Peduli Sumatera Selatan (GPPMS) melakukan aksi demo digedung DPRD Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Inderalaya, BP–Belasan warga yang menamakan dirinya sebagai Gerakan Persatuan Pemuda Mahasiswa Peduli Sumatera Selatan (GPPMS) melakukan aksi demo digedung DPRD Kabupaten Ogan Ilir (OI) terkait dugaan adanya permasalahan pada proses pembangunan proyek jembatan KTM Rambutan tahun 2018, Senin (18/11).

Aksi demo yang dilakukan oleh GPPMS disambut langsung oleh Ketua Komisi III DPRD OI Amir Hamzah.

Baca Juga:  Endang PU: Untuk Memenangkan Pertarungan Harus Berkoalisi

Koordinator aksi Sobirin mengatakan, meminta kepada Kejaksaan Negeri dan DPRD OI untuk mentelaah dan melakukan investigasi terhadap lanjutan bangunan proyek jembatan KTM Rambutan dari 2017 sampai 2018.

“Ya, kami meminta baik itu Kejari dan DPRD OI untuk turun melakukan investigasi terhadap proyek jembatan KTM Rambutan dengan nilai anggaran Rp6,895 miliar dan pelaksana PT. Wilko Jaya pada tahun 2017,” katanya.

Baca Juga:  Sempat Kabur dari Rehabilitasi, Anggota DPRD Banyuasin Menyerahkan Diri

Ia menambahkan, realisasi pekerjaan pembangunan jembatan KTM rambutan lanjutan di anggarkan kembali dengan nilai Rp 1,662 miliar pelaksana PT. Putra Guru Sakti pada DisnakerTrans tahun 2018 yang saat ini baru genap satu tahun sudah rusak.

“Kami akan terus melakukan aksi lanjutan untuk memantau pembangunan OI,” jelasnya.

Ketua Komisi III DPRD OI Amir Hamzah mengatakan pihaknya akan menjalankan sebagai fungsi pengawas dan berterima kasih atas informasi tersebut.

Baca Juga:  POSE RI Geradak DPRD OI

“Besok kami akan turun kelapangan untuk mengecek langsung bangunan jembatan tersebut bersama dinas terkait,” katanya. #hen

Komentar Anda
Loading...