Kwarda Sumsel Minta Bupati dan Walikota Ciptakan Kaderisasi Pelatih

Palembang, BP–Kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) dilevel pelatih yang lolos Kursus Pelatih Pembina Tingkat Dasar (KPD) , membuat Kwatir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sumsel melakukan terobosan baru.
Kepala Kwarda Sumsel H Mukti Sulaiman SH MHum mengatakan bahwa pihaknya meminta Bupati dan Walikota di Sumsel juga turut menciptakan kaderisasi pelatih pramuka yang lolos KPD.
“Kami akan kordinasi dengan Pak Gubernur, dan kalau Bupati dan Walikita tak paham, Pak Gubernur sendiri yang akan menandatangani perintah tersebut,”tegas Mukti Sulaiman usai menutup Kursus Pelatih Pembina Tingkat Dasar Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumsel di Pelataran Kantor Kwarda Sumsel, Minggu (17/11).
Dengan begitu sambung dia, Bupati maupun Walikota bisa menganggarkan dalam satu tahun minimal 20 orang dikirim untuk diikutkan di KPD nasional yang digelar Kwartir Nasional di Cibubur.
“Karena jika mengandalkan Kwarda Sumsel yang menggelar KPD, tidak bisa diikutkan banyak karena dana pramuka di Kwarda Sumsle terbatas, sehingga dampaknya masih kurang pelatih,”jelasnya.
Menurutnya, dua tahun ke depan kekurangan 2.500 pelatih dari jumlah ideal yang dibutuhkan Sumsel agar bisa tercukupi dengan adanya support dari Bupati dan Walikota.
“Karena untuk level dibawahnya yakni pembina sudah bagus karena ada sekitar 20.000 dari idealnya 30.000 pembina. Artinya kan ini sudah masuk 2/3, tinggal dimaksimalkan lagi,”jelasnya.
Sementara itu dikatakan Sekretaris Kwarda Sumsel Amriadi mengatakan bahwa KPD ini diikuti 79 peserta dari Sumsel dan juga Kalimantan, Lampung dan juga Riau.
“Dari total peserta, yang dinyatakan lulus 75 orang, 3 orang lulus bersyarat dan satu orang tak lulus,” pungkasnya. #sug