OKI Disergap Asap, Jembatan Kayuagung Nyaris Lenyap

50
Jembatan Kayuagung saat pagi Senin (14/10).

Kayuagung, BP--Kota Kayuagung ternyata tak lepas dari bencana kabut asap. Sejak Ahad 13/10 sore, kabut pekat menyelimuti kota hingga ke Senin 14/10 petang belum juga berakhir Kondisi ini membuat warga cemas, takut kalau serangan asap berlangsung lama. Selain itu kondisi anak sekolah juga dikhawatirkan terganggu akibat asap. Sesak dan membuat perih mata.

Pekatnya kabut asap yang menyelimuti seantero Kota Kayuagung dan sekitar, selain mengganggu aktifitas, juga dikhawatirkan berakibat buruk bagi kesehatan masyarakat. Tidak hanya orang dewasa, bahkan anak-anak.

Baca Juga:  HUT 74 RI, Ratusan Kilometer Jalan di OKI Diperbaiki

Kepala BPPD Kabupaten OKI Listiadi Martin, asap pekat ini akibat terbakarnya lahan PT Gading Cempaka.

Diungkapkan dia lagi, kami hendak meninjau lokasi kebakaran menggunakan helikopter, dari Taman Segitiga Emas Kayuagung. Namun batal, sebab asapnya terlalu pekat, pilot tidak berani.

“Bahkan untuk pulang ke Palembang pun pilot tidak berani,” ungkap Listiadi seraya meninggalkan helikopter, Senin 14/10.

Baca Juga:  Penemuan Benda Cagar Budaya Dikhawatirkan Picu Kerawanan Sosial dan Perburuan Harta Karun oleh Orang Asing

Sementara itu, Ninin salah satu warga yang berkunjung di pameran OKI Expo 2019 di pelataran GOR Perahu Kajang Kayuagung mengungkapkan kekhawatirannya, akan kondisi udara di wilayah Kota Kayuagung saat ini.

“Asap kian tebal, bahkan abunya masih berterbangan. Seperti tadi subuh, sempat masuk ke rumah dari sela – sela ventilasi udara dapur. Jika ini terus terjadi, kita khawatir dapat mengganggu kesehatan,” ungkapnya

Baca Juga:  Bupati OKI Bakal Mantu

Makanya dia tak membawa serta anak anaknya ke ekspo.
“Kalau kabht asap masih bisa pake masker, nah ini mata pedas karena abu berterbangan,” tukasnya. #ros

Komentar Anda
Loading...