Serda Rikson Dari Kodam II Sriwijaya Tewas di Panah di Papua

Serda Rikson semasa hidup
Palembang, BP
Pasca kepulangan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjhajanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian dari Papua, provinsi paling timur Indonesia itu kembali bergejolak, Rabu (28/8) di Kabupaten Deiyai, ratusan orang menggelar aksi demo di kantor bupati setempat berujung bentrok.
Akibatnya satu anggota TNI tewas terkena panah dan 4 lainnya terluka. Anggota TNI itu bernama Serda Rikson, penugasan dari Kodam II Sriwijaya. Rikson merupakan anggota TNI dari satuan Yonkav 5 Serbu Kodam II Sriwijaya.
Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letkol Eko Daryanto membenarkan hal itu.
“Nama anggota xang gugur Serda Rikson satuan dari Kodam II Sriwijaya,” kata Kapendam, Rabu (28/8).
Menurutnya, saat ini jenazah Serda Rikson sedang di evakuasi menuju Nabire yang menempuh perjalanan darat sekitar 8 jam.
“Lagi upaya evakuasi menuju Nabire dari lokasi kejadian .Sementara satu pucuk senjata api hilang,” ,” kata Kapendam.
Ada 5 anggota aparat keamanan gabungan TNI dan Polri terluka akibat dipanah warga saat aksi unjuk rasa berlangsung di Halaman Kantor Bupati Deiyai.
“Ada 5 yang terkena panah dan salah satunya meninggal. Hingga saat ini situasi mencekam,” katanya.
Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Rodja mengatakan, saat ini kontak tembak masih berlangsung di Deiyai pasca tewasnya satu anggota TNI AD dan dua anggota Polri yang terluka.
“Kapolres Paniai dan tim masih kontak tembak,” ujar Rudolf yang dihubungi Antaramelalui telepon selularnya dari Jayapura.
Ketika ditanya tentang korban lainnya, Kapolda Papua mengaku belum dapat laporan lengkap. Rudolf mengatakan masih berada di Timika.#osk/ant