PDAM Tidak Khawatirkan Stok Air di Musim Kemarau

18
Direktur Utama PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya.

Palembang, BP — Meskipun produksi air PDAM Tirta Musi tidak berbeda signifikan pada kemarau maupun musim hujan, tetapi di jam tertentu debit air berkurang menjadi 700 liter perdetik dari 1000 liter detik. Salah satu upaya yang akan dilakukan dengan memasang pompa di badan Sungai Musi.

Direktur Utama PDAM Tirta Musi, Andi Wijaya mengatakan, produksi air pada saat musim kemarau dan musim hujan tidak ada perbedaan signifikan. Air baku yang diambil untuk produksi pun tetap sama dari Sungai Musi tetap 6,8 juta liter perbulan dan Sungai Ogan 2,8 juta liter perbulan.

Baca Juga:  Atasi Kelangkaan Migor , DPRD Sumsel Bersama Pihak Terkait Sepakati Lima Point Kesepakatan

“Tidak ada perbedaan signifikan, hanya ada penurunan muka air sekitar dua sampai empat jam di jam tertentu. Di Sungai Musi dan Sungai Ogan biasanya debit air 1000 liter perdetik jadi 700 liter pedetik,” katanya, Senin (19/8/2019).

Andi mengatakan, meminimalisir akan adanya kekurangan air pada musim kemarau, pihaknya saat ini sudah memasang pompa air tambahan di badan Sungai Ogan. Sehingga saat surut pun masih bisa memompa air dan tidak ada kekurangan air.

Baca Juga:  Mulai Hari Ini, PDAM Stop Distribusi Air Bersih di 7 Wilayah Palembang

Selain itu juga kerjasama dengan PLN agar tidak ada pemadaman selama kemarau ini dan asyarakat pun diimbau untuk hemat air. “Di Sungai Musi akan kita pasang pompa juga dalam waktu dekat,” ujarnya.

Lantaran musim kemarau ini, pengaliran cukup menghambat wilayah pinggiran sekitar Talang Jambe, Sukarame, Gandus, Talang Putri, Mata Merah, Sukawinatan, Sako, Tegal Binangun dan Karya Jaya. Jika ada masalah bisa menghubungi call center di nomor 0711 355222.

Baca Juga:  Densus 88 Jaga Indonesia Nol Serangan Teror Tiga Tahun Berturut-turut

“Jika sudah 3 hari tidak dapat air, PDAM akan membagikan air gratis lewat tanki air, bisa meminta melalui unit pelayanan PDAM di wilayah itu,” ujarnya. #pit

Komentar Anda
Loading...