Ridwan Tewas Ditembak Sopir Truk

23
BP/IST
Muhammad Ridwan alias Dedek (35) tewas tertembak di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di Simpang Macan Lindungan, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Senin (22/7).

Palembang, BP

Muhammad Ridwan alias Dedek (35) tewas tertembak di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di Simpang Macan Lindungan, Kecamatan Ilir Barat I Palembang, Senin (22/7).
Korban yang sempat dirujuk ke RS Siti Khodijah, langsung dievakuasi ke kamar forensik RS Bhayangkara Palembang, untuk pengusutan lebih lanjut. Oleh Tim Identifikasi, Piket Fungsi dan Piket SPKT Polresta, pimpinan Ipda Agus Wijaya langsung olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).
Pelakunya diduga adalah sopir mobil truk yang melintas di lokasi kejadian. Hingga saat ini belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya penembakan tersebut. Sementara korban meregang nyawa usai ditembak di bagian dada kirinya.
Menurut teman korban, Dede, peristiwa penembakan tersebut terjadi sejak pukul 11.30. Ketika itu melihat korban Dedek sedang menawarkan barang dagangannya kepada pengguna kendaraan yang antre di lampu merah Macan Lindungan.
“Aku liat dia (Dedek) tadi nyeberang membawa aqua menawar ke sopir truk tersebut entah apa yang terjadi mereka ini adu mulut. Korban mengeluarkan kata-kata kasar kepada sopir tersebut. Langsunglah sopir tersebut mengeluarkan senjata dan menembakkannya ke dada korban bagian sebelah kiri dari atas mobil 1 kali ‘dar’ sehingga korban jatuh ke aspal dan mengeluarkan darah disekitaran dadanya,” kata Dede.
Dede menambahkan, Lalu sopir tersebut lari ke arah musi 2 dengan kecepatan tinggi.
Dari keterangan Dede, sopir tersebut bernomor polisikan G yang mengemudi seorang diri. Sedangkan korban tewas di tempat kejadian.
Dede menambahkan bahwa korban tidak melakukan pungli melainkan, pedagang warung manisan yang berada di dekat tempat kejadian perkara.
Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara mengatakan, saat ini pihaknya baru mendapat laporan adanya korban penembakan di Simpang Macan Lindungan.
“Untuk korban sudah dibawah ke RS Bhayangkara. Korban terkena luka tembakan di dada sebelah kiri, tembus. Kita belum tahu apa motifnya,” katanya.
Dikatakan Yon, korban ditembak sekitar pukul 11.30 WIB. Dari keterangan sejumlah saksi, sempat ada keributan antara korban dan pelaku.
“Belum tahu karena apa, karena saksi lihatnya dari jauh. Terkait apakah ini pelaku pungli belum bisa kita pastikan. Polisi tengah melakukan olah TKP di lokasi untuk segera memburu pelakunya,” katanya.#osk

Komentar Anda
Loading...