Terkendala Biaya, BSB Tidak Lagi Beroperasi

38
Gudang Bank Sampah terbengkalai. BP/Ariyan

Baturaja, BP — Bank Sampah Baturaja (BSB) yang di gagas oleh Lembaga Lingkungan Hidup (LLH) JEJAK Indonesia justru tak beroperasi disaat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mendapat Piala Adipura.

Padahal, Bank Sampah Baturaja (BSB) ini diresmikan langsung oleh Bupati OKU Drs H Kuryana Azis pada tahun 2016 lalu dan dibantu PT Semen Baturaja sebagai pembinanya. BSB yang berlokasi di ruko Pasar Induk Batu Kuning ini, sempat beroperasi hanya 6 bulan, lalu tak lagi beroperasi hingga sekarang dengan alasan terkendala biaya.

Baca Juga:  Persiapan Pilkada, Banwaslu Sumsel Audensi Dengan Bupati OKU

“Hampir seluruh dana operasional dari Lembaga Lingkungan Hidup Jejak Indonesia dan dari PT Semen Baturaja hanya mendapat bantuan sewa gudang sebanyak 7 unit,” ujar Hendra Setiawan, Pembina LLH Jejak Indonesia, Rabu (19/6).

Menurut Hendra, dulu pernah mengajukan bantuan kendaraan angkutan sampah pada Pemda OKU, namun hingga saat ini belum mendapat bantuan.

Baca Juga:  Serentak di 15 Kecamatan Guru dan Tenaga Kependidikan Muba Disuntik Vaksin

“Dengan tidak adanya angkutan untuk mengambil sampah, merupakan kendala bagi kami sehingga biaya sewa kendaraan tidak seimbang dengan nilai jual,” kata Hendra.

Hendra menambahkan, BSB hingga saat ini sudah tidak lagi beroperasi dan tujuh unit gudang los milik PD Pasar, sewanya berakhir tahun ini. #yan

Komentar Anda
Loading...