Selain di DPRD Sumsel, PDIP Kehilangan Kursi Ketua DPRD di Palembang dan Lahat

Ketua DPD PDIP Sumsel, HM Giri Ramanda N Kiemas didampingi
Bendahara DPD PDIP Sumsel Yuda Rinaldi ditemui di kantor DPD PDIP Sumsel, Sabtu (18/5).
Palembang, BP
Hasil Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun 2019 membuat kursi Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang sebelumnya di pegang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan hilang dan direbut Partai Golkar.
Nasib serupa juga dialami PDIP di kabupaten kota di Provinsi Sumsel kehilangan kursi pimpinan DPRD. PDIP hanya mendapatkan kursi Ketua DPRD di kabupaten Muaraenim dan Pali, Musi Rawas dan OKI.
“Kita kehilangan Kursi Ketua pimpinan Dewan di Lahat, Palembang,” kata Ketua DPD PDIP Sumsel, HM Giri Ramanda N Kiemas didampingi Bendahara DPD PDIP Sumsel Yuda Rinaldi ditemui di kantor DPD PDIP Sumsel, Sabtu (18/5).
Untuk kursi Wakil Ketua DPRD menurut Giri, PDIP hanya tinggal di Lubuk Linggau, Empat Lawang , Muratara, Prabumulih, Muba, Banyuasin.
“OKU Induk, OKU Timur kita ada Wakil Ketua sekarang tidak punya pimpinan , Lahat dari Ketua tidak ada pimpinan sekarang, Pagaralam kita tidak ada pimpinan tapi tetap dapat empat kursi, jadi tiga kabupaten yang hilang pimpinan ,” katanya.
Menurut Giri, penurunan jumlah perolehan kursi PDIP di Sumsel tahun ini salah satunya disebabkan karena faktor capres Prabowo effect. Diketahui pasangan capres Prabowo-Sandi lebih unggul perolehan suara dibanding capres Jokowi-Ma’ruf yang diusung PDIP dan parpol koalisinya.
“Efek pilpres sepertinya ada. Dulu 2014 kemenangan PDIP juga karena faktor Jokowi effect, sekarang menurun karena Prabowo effect,” katanya.
Selain itu, menurut Giri metode penghitungan suara menggunakan metode sainte lague juga dinilai menjadi salah satu faktor penyebab perolehan kursi PDIP merosot.
“Misalnya di dapil Palembang A, harusnya 2 kursi tapi karena menggunakan metode sainte lague ini hanya satu kursi. Metode ini menguntungkan partai kecil,” katanya.
Sedangkan analisanya secara pribadi, dia mengatakan perolehan kursi menurun disebabkan fokus pemilih pada pilpres. Sehingga caleg tak begitu menjadi perhatian.
Namun demikian Giri mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Sumsel yang telah memilih caleg partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.
“Suara partai 584.762 suara. Yang artinya kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Sumsel, karena PDIP masih memperoleh suara tertingi dibanding partai lain,” katanya.#osk