Bank Sumsel Babel Kian Dekat dengan Pelajar
Palembang, BP
Bank Sumsel Babel (BSB) menggelar Simpel Day 2019. Kegiatan tersebut juga merupakan apresiasi sinergi Bank Pembangunan Daerah (BPD) milik pemerintah Sumsel dan Babel dengan Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 7 Sumbagsel.
Direktur Pemasaran BSB, Antonius Prabowo Argo mengatakan upaya ini untuk mendorong pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) dari kalangan pelajar di Sumsel lewat tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) dan Simpanan Pelajar khusus Syariah (Simpel iB).
Selain itu, acara tersebut juga dalam rangka menyambut pencanangan Hari Indonesia Menabung yang diharapkan menjadi awal dari implementasi one student, one account bagi seluruh pelajar di Indonesia khususnya di Provinsi Sumatera Selatan.
Per Maret 2019 ini perusahaan telah memiliki sebanyak 78.832 rekening dengan nominal mencapai Rp19 miliar Rupiah yang berasal dari 25 cabang yang kami miliki di Sumatera Selatan, Bangka Belitung hingga Jakarta.
“Tentunya kami juga berharap angka ini , yang hampirakan terus bertambah selaras dengan upaya kami untuk meningkatkan budaya belajar disiplin menabung sejak dini dan lebih menghargai uang di kalangan pelajar di Sumsel maupun Babel,” katanya pada kegiatan Simpel Day 2019 di SMAN 1 Palembang, Kamis (2/5/2019).

Adapun upaya menjaring nasabah dari kalangan siswa ini, jelas Antonius, yakni melalui agenda rutin yang diadakan BSB dengan melakukan kunjungan ke sekolah-sekolah secara bergantian.
Data calon nasabah pun sebelumnya sudah terlebih dahulu dihimpun oleh pihak sekolah sehingga saat melakukan aplikasi pembukaan buku rekening tidak membutuhkan banyak waktu.
“Petugas bank akan membuka booth di sekolah dan siswa hanya perlu melakukan verifikasi data saja,” jelasnya.
Dalam kegiatan yang dilakukan bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional ini juga merupakan apresiasi sinergi Bank Pembangunan Daerah (BPD) milik pemerintah Sumsel dan Babel dengan Otoritas Jasa Keuangan Kantor Regional 7 Sumbagsel.
Sementara itu, Direktur Pengawasan OJK Regional 7 Sumbagsel, Sabil, menambahkan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan dari kalangan anak muda, OJK secara nasional menggandeng BPD.
Hal tersebut ditujukan agar bank-bank daerah menjadi regional champion di daerah masing-masing.
“Tujuan lainnya agar BSB bisa semakin dikenal dan juga agar nasabah tabungan pelajar tumbuh signifikan.” ujarnya.
Berdasarkan data OJK tahun lalu, dari segi inklusi keuangan Sumsel menempati angka yang lebih bagus dibanding nasional yang hanya 69 persen. Inklusi keuangan Sumsel tercatat berada di angka 73 persen.
“Tahun ini harapannya angkanya juga semakin naik. Untuk tahun ini belum ada terbaru.” kata Sabil. #ren