Diskualifikasi Paslon Presiden RI Yang Dinilai Curang

Ketua Harian BPD Prabowo- Sandi Provinsi Sumsel Habib Mahdi Muhammad Syahab
Palembang, BP
Ketua Harian BPD Prabowo- Sandi Provinsi Sumsel Habib Mahdi Muhammad Syahab mendesak pihak penyelenggara pemilu untuk mendiskualifikasi pasangan calon (paslon) Presiden RI yang dinilai curang.
“Kalau ada pemain curang dalam pertandingan, gak ada pertandingan itu mesti diulang. Saya main sepakbola, yang curang mesti didiskualifikasi. Kita harapkan wasit ini penyelenggara pemilu segera mendiskualifikasi Paslon yang curang,” kata Habib Mahdi Muhammad Syahab ditemui di Markas FPI Sumsel Jl DR M Isa Lorong Gubah Palembang, Kamis (25/4).
Menurut Habib Mahdi, dari semua data dan apa yang mereka terima. Baik itu di level Kota, Provinsi, dan juga apa yang didapatkan hampir di seluruh provinsi wilayah Indonesia.
Menurutnya dari hasil apa yang diumumkan oleh Capres 02 Prabowo Subianto tadi malam, didampingi Ketua BPN Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso menyatakan bahwa Prabowo-Sandi menang mutlak 64 persen melawan 40 sekian persen untuk 01.
“Sebetulnya saya yakin kawan-kawan wartawan bisa melihat itu. Di atas permukaan pun sudah tahu. Dari dulu orang siapa pemenang sesungguhnya itu sudah kelihatan dari kampanye. Kalau kampanyenya rame, sudah pasti dia menang. Kalau kampanyenya sepi, anyep, ibarat makan nasi tidak ada rasa. Jadi itu sebetulnya sudah ketahuan,” kata Mahdi.
Adapun hasil lembaga survei, dll sebagaimana disampaikannya, Mahdi mengatakan dirinya tidak dalam rangka mengkritisi lembaga survei sesungguhnya. Tapi juga tidak ada niatan untuk mempercayai mereka.
“Bagi saya lembaga survei bukan perangkat pemilu, lembaga survei tidak ada hubungan dengan hasil pemilu sesungguhnya, lembaga survei tidak ada di dalam Undang Undang Pemilu, lembaga survei tidak ada bahkan dalam mata anggaran Pemilu. Sedangkan ada lembaga-lembaga yang seharusnya lebih kredibel dan lebih kita percayai,” katanya.#osk