Elektabilitas Perindo Kuat di Pemilih Milenial

22
BP/IST
Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo bersama para mahasiswa usai memberikan kuliah umum beberapa waktu lalu.

Jakarta, BP

Partai Persatuan Indonesia (Perindo) terus menguatkan strategi pendekatan di kalangan pemilih pemula dan milenial. Langkah ini sejalan dengan hasil survei elektabilitas parpol peserta Pemilu 2019 terbaru.

 

Ketua DPP Perindo Bidang Media dan Komunikasi Massa Arya Mahendra Sinulingga mengatakan, para kader, pengurus dan caleg efektif meramu program partai, komunikasi, dan penerapannya di lapangan. Terlebih sosok Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo semakin populer di anak-anak muda.

 

“Para milenial memang cenderung mencari sosok inspirator baik dalam bisnis, sosial dan kepemimpinan. Mereka mendapatkannya, salah satunya pada Pak Hary Tanoe. Dikombinasikan dengan aksi-aksi Perindo di masyarakat, itu semua mendorong elektabilitas partai,” kata Arya, Kamis (21/2).

 

Ke depan, pihaknya akan terus menyasar pemilih milenial dan juga kalangan pemilih pada umumnya. Arya menambahkan, strategi canvassing atau menemui masyarakat secara langsung sangat efektif guna membangun kedekatan dan sosialisasi.

Baca Juga:  Target Besar Joncik Muhammad: Bawa PAN Sumsel Masuk 5 Besar di Pemilu 2029

 

Menguatnya elektabilitas juga menunjukkan bahwa kinerja partai berlambang rajawali biru ini semakin baik di lapangan. Para caleg dan mesin partai bekerja efektif di tingkat nasional hingga daerah. Arya optimistis, hasil survei di periode berikutnya bakal melampaui ambang batas atau parliamentary threshold 4%.

 

Sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil survei terbaru tentang pergeseran dukungan partai politik di enam kantong suara. Hasilnya, Perindo merajai hampir seluruh segmen pemilih dalam kluster partai pendatang baru.

 

Di kluster milenial, Perindo sendiri meraih hasil survei 5,2% dan unggul dibanding Nasdem, PKS, PPP, PAN dan PSI. Masih di survei yang sama, elektabilitas Perindo secara umum meraih 3,6% yang juga mengungguli partai lain seperti PPP, PAN, Hanura, PSI, Garuda, Berkarya, PBB, dan PKPI.

Baca Juga:  Blusukan & Makan Bakso di Pasar Serang, Hary Tanoesoedibjo Diminta Perjuangkan Kesejahteraan Wong Cilik

 

Peneliti senior LSI Denny JA, Rully Akbar, mengatakan bahwa pemilih di Indonesia disederhanakan menjadi enam kantong suara, yakni kantong pemilih muslim, minoritas, milenial, wong cilik, emak-emak, dan kalangan terpelajar.

 

Ia mengatakan, Partai Perindo sebagai partai baru dapat menembus posisi keenam pilihan para anak muda. Perindo, dengan perolehan 5,2 persen menyalip partai-partai lainnya. “Perindo sebagai partai baru mulai menggeliat, tidak hanya mengungguli partai baru, tapi juga sebagian partai lama. Keunggulannya pada figur Hary Tanoe dan jejaring yang dibentuk Perindo cukup kuat,” katanya.

 

Survei LSI Denny JA dilakukan pada 18-25 Januari 2019, dengan menggunakan 1.200 responden. Survei dilakukan di 34 provinsi di Indonesia dengan menggunakanmetode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 2,8%.

Baca Juga:  Dugaan Terjadi Penggelembungan Suara di Banyuasin , Konsorsium LSM dan Ormas Ini Segera Lapor Bawaslu

 

Senada, Caleg DPR RI Dapil 1 Sumsel Sabella Liberty mengakui survei elektabilitas memacu semangat dan motivasi menggelar sosialisasi ke masyarakat. Termasuk pula menyerap kebutuhan serta potensi masyarakat perkotaan dan desa untuk dikembangkan.

 

“Kita jadi yakin bahwa yang kita lakukan diterima di masyarakat. Beragam program dilaksanakan dengan baik di bidang ekonomi, kesehatan, maupun olahraga. Kita gencarkan juga pendampingan terhadap masalah-masalah yang dihadapi warga seperti ketenagakerjaan, hukum, dan lain-lain,” ujarnya.

 

Khusus di musim penghujan, Perindo di kawasan Sumsel juga menggiatkan fogging atau pengasapan mengatasi demam berdarah dengue. Diyakininya, aksi-aksi tersebut efektif mendongkrak elektabilitas partainya secara keseluruhan.#osk

Komentar Anda
Loading...