DPRD Sumsel Minta Pemerintah Selesaikan Kemacetan Parah Di Jalan MP Mangkunegara

H Husni Thamrin
Palembang, BP
Jalur jalan MP Mangkunegara yang sempat mengalami kemacetan cukup parah akibat pipa ukuran besar yang di letakan di pinggir jalan milik Pertagas menjadi perhatian Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) yang juga anggota DPRD Sumsel dapil II Kota Palembang H Husni Thamrin yang menyesalkan operasional Pertagas yang mengganggu kepentingan publik.
Kini beberapa pipa saat ini sudah di tanam di sepanjang jalan MP Mangkunegara/ namun seharusnya jalan yang di lalui operasional Pertagas tersebut harus menjadi tanggung jawab pihak pertagas.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Sumsel H Husni Thamrin mengatakan, kedepan bagaimana mengatur kendaraan barang dan kendaraan penumpang sehingga tidak terjadi benturan di jalan mengingat keterbatasan sarana dan kelas jalan di kota Palembang.
Oleh karena itu ketegasan dan tindakan aparat terkait, selain itu untuk jalan MP Mangkunegara Palembang saat ini banyak pipa tergeletak di bahu jalan oleh pihak Pertagas.
“Pipa pertagas tersebut untuk menyalurkan gas dari Girik ke PT Pusri, itu sangat menganggu, oleh karena gangguan ini menjadi salah satu penyebab kesemerawutan jalan MP Mangkunegara, sehingga penyempitan jalan MP Mangkunegara jadi perharian ,” katanya, Rabu (18/7).
Pihak DPRD Sumsel menurutnya, anggota DPRD Sumsel dapil Palembang II sudah meminta pihak Pertagas untuk memperhatikan agar jangan mengganggu pengguna jalan di Jalan MP Mangkunegara.
Pihaknya juga mengingatkan kegiatan operasioanal pihak pertagas di jalan MP Mangkunegara Palembang jangan sampai menganggu kepentingan publik.
“ Mereka buat tulisan hati-hati ada orang kerja, yang hati-hati harusnya dia, karena dia menggunakan jalan umum, yang boleh hati-hati itu kalau diwilayah dia, ini jalan diwilayah publik kenapa menyuruh publik hati-hati, dia hati-hati kerja, ini kebalik, jalan jalan umum disuruh orang hati-hati karena ada orang kerja, “ katanya.
Pemerintah kota Palembang harus tegas terhadap pihak yang merusak jalan publik agar di lakukan perbaikan secara menyeluruh.
“ Apalagi komoditi yang disalurkannya itu bukan untuk kepentingan publik, masyarakat tidak merasakan tapi untuk kepentingan bisnis PT Pusri dengan Pertagas , kalau gas itu digunakan untuk masyarakat sekitar maka masyarakat akan memaklumi dan akan hati-hati,” katanya.
Untuk itu dia meminta pihak Pertagas yang membuat jalur pipa gas sepanjang jalan MP Mangkunegara untuk membeli lahan pinggir jalan MP Mangkunegara dan jangan menggunakan jalan publik,” katanya.
Husni Tamrin berharap aparatur terkait harus juga tegas dalam menertibakan perusahaan yang beroperasional di kota Palembang mengingat saat ini semakin banyak pembangunan dan juga terkadang terjadi krodit lalu lintasnya.#osk