Datangkan Bus Air Untuk Patroli dan Angkutan Sungai

Palembang, BP — Lima bus air yang diberikan oleh Kementerian Perhubungan telah tiba dan diserahterimakan, Senin (9/7). Khusus milik Palembang, transportasi air yang kini bersandar di dermaga Kertapati itu akan dipergunakan oleh Pemerintah Kota Palembang untuk patroli selama Asian Games dan kebutuhan pariwisata.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Kurniawan mengatakan, empat bus air ini dikirimkan Kemenhub kepada untuk Pemkot Palembang dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin. “Empat sudah tiba dan satunya datang lagi tanggal 15 Juli,” ujarnya.
Kurniawan mengatakan, nantinya selama Asian Games, bus akan difungsikan sebagai kapal patroli sekaligus sarana transportasi keterpaduan intermoda antara jalur udara, Light Rail Transit (LRT), Bus Rapid Transit (BRT) Transmusi dan angkutan sungai.
Dimana, kelima bus air tersebut, diperuntukkan tiga untuk Pemkot Palembang, satu untuk Pemerintah Provinsi Sumsel dan satu untuk Kabupaten Banyuasin. Itu akan diberikan usai perhelatan Asian Games. “Nanti ini dioperasionalkan oleh operator petugas Dishub Kota Palembang, Pemerintah Provinsi Sumsel dan Banyuasin,” ujarnya.
Setelah Asian Games, nanti tiga kapal akan dioperasionalkan untuk sarana operasional wisata air. Dan nantinya bus air yang untuk Kota Palembang akan diserahkan dan dioprasionalkan oleh BUMD SP2J (Sarana Pembangunan Palembang Jaya) untuk melayani masyarakat Palembang.
“Bantuan kapal ini sudah lama kita ajukan. alhamdulillah hari ini sampai di dermaga Kertapati dekat stasiun Kereta Api Kertapai. Meskipun harus dibagi dengan Kabupaten Banyuasin dan Pemerintah Provinsi kami cukup senang dengan kedatangan bus air ini,” katanya.
Sementara itu, Direktur Operasional PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (SP2J) Kota Palembang, Anthony Rais mengatakan, pihaknya siap mengelola tiga bus air yang rencananya akan diserahkan Dishub kepada SP2J sebagai salah satu BUMD Palembang.
“Kita siap saja mengelolanya, setelah nanti diserahkan ke SP2J kita akan rapatkan untuk pengelolaannya. Sekarang baru diserahterimakan dari pusat ke Pemkot Palembang,” katanya.
Sejauh ini, lanjutnya, SP2J juga mengelola dua unit bus air. Keduanya pun akan digunakan untuk memback-up kelancaran pariwisata termasuk saat Asian Games nanti. Dengan tarif Rp800 ribu per 3 jam, bus air biasa melayani ke Pulau Kemaro juga Masjid Kimerogan, sesuai dengan keinginan wisatawan.
“Bus air ini memback-up bus air pariwisata yang sudah ada itu tidak bisa sampai pulai kemarau, nah bus air ini bisa sampai sana. Kapasitas bus air ini 30 orang dan peminatnya kebanyakan wisatawan luar kota yang datangnya ramai-ramai, kalau hanya 2 atau 3 orang mereka menggunakan jasa Ketek,” katanya. #pit