Perbedaan Merupakan Anugerah dan Menjadi Kekuatan

Jakarta, BP–Wakil Ketua MPR RI EE Mangindaan mengatakan, Indonesia yang terdiri dari berbagai suku, bahasa, agama serta dengan wilayah cukup luas namun dapat bersatu dalam wadah Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika.
“Meski banyak perbedaan, para pendiri bangsa kita telah berpikir jauh ke depan agar rakyatnya saling menghargai, menghormati , gotong royong, musyawarah dan mufakat. Perbedaan merupakan anugerah dari Tuhan yang harus dijaga dan dipertahankan,” ujar Mangindaan di Gereja St Leo Agung, Jakarta, Minggu (10/12) dalam acara Sosialisasi Empat Pilar.
Menurut Mangindaan, persatuan dan kesatuan, adalah modal utama menuju negara yang kuat, disegani dan dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Sebagai warga masyarakat harus berbuat dan berperilaku sesuai dengan Pancasila, UUD 45, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI. Terutama penyelenggara negara dan pejabat lainnya mesti mengabdi kepada rakyat dengan berpedoman kepada Pancasila,” tutur Mangindaan.
Keadilan social dan pemerataan kata Mangindaan, adalah salah satu butir dari Pancasila yang sering menjadi pembicaraan masyarakat. Pembangunan infrastruktur terkesan hanya di daerah tertentu, sedangkan di wilayah Indonesia pembangunan jauh tertinggal. “Memang mesti diakui masalah pembangunan belum merata di semua wilayah Indonesia. Kita berharap pemerintah lebih meningkatkan pembangunan di segala bidang untuk semua daerah di Indonesia,” tegas Mangindaan. #duk