Terbongkar, Ini Alasan Trans Musi Masih ‘Cash’ Hingga Tunggakan Utang Miliaran

77
TRANSMUSI – Sebentar lagi Trans Musi akan menggunakan BSB Cash

Palembang, BP — Sempat terkatung-katung, hingga melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran awak Transmusi di 2013, hingga kini layanan tiket Transmusi masih menggunakan uang tunai atau cash.

Kurang lebih empat tahun penggunaan tiket tunai ini pun menuai tanggapan miring karena sangat rentan terjadi kebocoran dana. Hal ini pun diakui manajemen Trans Musi yang menyebutkan masih terjadi pembayaran tiket tanpa karcis karena petugas lupa.

Baca Juga:  Pertamina Siaga Pasokan BBM 24 Jam di Jalur Utama Lalu Lintas Libur Natal dan Tahun Baru

Direktur Operasional PT Sarana Pembangunan Palembang Jaya (PT SP2J) Kota Palembang, Antoni Rais mengakui alasan penggunaan tiket tunai selama ini, karena perusahaan tidak sanggup dari sisi kecukupan modal.

Sebab, invetasi penggunaan tiket secara non tunai memerlukan dana yang tidak sedikit. Parahnya lagi, kini 150 mesin tapping yang diinvestasikan sudah menjadi barang rongsokan dan hanya menyisakan 20 unit saja yang masih bisa digunakan.

Baca Juga:  Peralihan Otoritas Transportasi Air Dibahas dalam Sosialisasi PKPSD Sumsel

Akibatnya, tunggakan utang investasi pun harus dibayar. “Tetep kita bayar, memang utang tersebut dari manajemen yang lama, namun utang tetap utang, saya tidak tau jumlahnya ada dikeuangan, lebih dari Rp1 miliar,” kata Antoni tidak mau menyebut jumlah yang sebenarnya.

Antoni menjelaskan, untuk mengasi kebocoran dana terutama dalam pendistribusian tiket, pihaknya sedang dalam proses kerja sama dengan perbankan salah satunya Bank Sumsel Babel. #ren

Komentar Anda
Loading...