Lestarikan Budaya Palembang Melalui Lomba Teater

Kepala Dinas Kebudayaan Palembang Sudirman Tegoeh bersama pemenang lomba teater ‘Palembang Nian’ di gedung Balai Bahasa Jakabaring, Selasa (7/11).
Palembang, BP
Dinas Kebudayaan Kota Palembang berupaya melestarikan budaya yang ada di Kota Palembang. Salah satunya dengan mengadakan lomba teater ‘Palembang Nian’ di gedung Balai Bahasa Jakabaring, Selasa (7/11).
Kepala Dinas Kebudayaan Palembang Sudirman Tegoeh didampingi Kepala Bidang Kesenian Dinas Kebudayaan Kota Palembang, Lisa Surya Andika mengatakan, penyelenggaraan lomba kebudayaan yang digelar ini mendapatkan respon positif dari masyarakat. Hal ini terlihat dari antusiasme peserta yang mengikuti perlombaan ini.
“Kalau untuk lomba yang diadakan oleh Dinas Kebudayaan memang sudah lama tidak diadakan. Makanya terlihat sekali banyak yang menjadi peserta dan pengunjung yang hadir cukup ramai ingin melihat pertunjukan teater,” katanya.
Untuk mengikuti perlombaan ini, katanya, terdapat dua kategori yaitu umum dan pelajar. Peserta yang mengikuti lomba diberi waktu selama 45 menit untuk persiapan hingga penutupan cerita. Pertunjukkan ini berlangsung mulai dari jam 08.00 hingga pukul 18.00.
“Jadi, mereka membawakan cerita rakyat Palembang, peserta bebas mau membawakan cerita apa. Tapi konsepnya teater modern tentang cerita rakyat, ada macam – macam yang dibawakan, ada yang membawa tokoh ulama, kidz zaman now dan lain sebagainya,” katanya.
Dia mengatakan, ada sekitar 13 peserta yang mengikuti lomba ini, dalam satu grup diisi oleh 15 hingga 30 orang memiliki tanggung jawab besar dalam upaya pelestarian budaya.
“Kalau bukan kita yang mengenalkan lalu siapa lagi, lihat saja anak zaman sekarang mereka lebih cenderung mengikuti arus modern ketimbang melestarikan budaya, seperti misalnya ada teater kids zaman now itu menjadi sindiran untuk kita,” katanya.
Sedangkan untuk pemenang lomba teater ini akan mendapatkan hadiah uang tunai, trophy dan piagam. Selain itu, nantinya pemenang ini akan mewakili kota Palembang dalam festival Sriwijaya tahun 2018 mendatang.
Untuk juri dalam lomba ini Dinas Kebudayaan kota Palembang melibatkan tiga seniman besar kota Palembang yaitu Hafsul Harla pencipta lagu Ya Saman, Saiful Ipong Sesepuh Teater Kembara, dan Yos Elyas Ahli Sastra Tutur.#osk