Di Lembaga Adat Melayu, AHY Tanam Pohon Duren Simbol Komitmen Terhadap Pelestarian Lingkungan

50
ist

 

Pekanbaru, Riau, BP–Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memenuhi undangan silaturahmi dengan Lembaga Adat Melayu (LAM) di aula LAM, Pekanbaru, Riau.
Dalam cara tersebut, AHY yang juga pendiri AHY Foundation, sebuah lembaga non-profit
yang fokus pada isu pendidikan, kesehatan, dan lingkungan, menandatangani Deklarasi
Peduli Lingkungan bersama LAM. Deklarasi ini memiliki komitmen untuk memajukan dan
melestarikan lingkungan hidup dalam kehidupan sosial, budaya, dan masyarakat Melayu di
Provinsi Riau.

Setelahnya, AHY menanam pohon Durian sebagai simbol komitmen terhadap deklarasi itu.
Pohon tersebut ditanam di hadapan beberapa tokoh masyarakat, anggota LAM serta para
rekan-rekan media yang mengabadikan momen tersebut.
Kepada para wartawan, AHY mengekspresikan rasa syukurnya karena dapat bersinergi
dengan LAM. “Saya syukuri, dan merasa terhormat berada di tengah Tuan-tuan, Puan-puan,
para Datuk dan Datin yang memiliki sebuah harapan dan cita-cita besar yang sama untuk
daerah dan negerinya,” ucap AHY
“Semoga dengan simbolisasi penanaman pohon ini, daerah dan Kota Pekanbaru serta
masyarakat Riau secara keseluruhan semakin hari semakin baik kehidupannya, semakin
sejahtera, dan daerah ini semakin maju,” lanjutnya.
Sebelumnya, AHY yang menghadiri undangan LAM disambut dengan tari persembahan
Sekapur Sirih. AHY juga ikut memakan sirih, mengikuti tradisi tersebut.
Memasuki aula LAM, dinding-dinding di aula dihiasi dengan ukiran-ukiran bermotif Melayu.
Tampak pula papan tersusun rapih dengan motif Pucuk Rebung. Di depan dan dalam pintu,

Baca Juga:  Aman Ramli: Demokrat Sumsel Kawal Proses Hukum PK Moeldoko

terlihat pemandangan papan Gurindam 12, yaitu sastra mahakarya Ali Haji yang merupakan
sastrawan, ulama, dan pujangga tersohor di kalangan masyarakat Melayu. Gurindam 12 berisi
petuah-petuah tentang kehidupan, agama, dan keluarga.
Dalam suasana yang tenang, AHY beserta rombongan dengan khusyuk mendengarkan
petuah-petuah, ceramah serta menikmati alunan Al-Quran di aula tersebut.
Pada kesempatan itu pula AHY yang duduk di Peterakna, singgasana khas Melayu, mengikuti
prosesi Tepul Tepung Tawar, yaitu prosesi adat yang melambangkan rasa syukur dalam adat
Melayu.
Hadir dalam acara tersebut antara lain, Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAM Datuk Sri
Haji Al Azhar, Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau Datuk Sri
Haji Syahri Abu Bakar, Walikota Pekanbaru Firdaus, Wakil Gubernur Riau Wan Thamrin
Hasyin, Ketua DPRD Provinsi Riau Septina Primawati, dan Wakil Bupati Pelawawan
Zardewan.#rel

Baca Juga:  Di Siak, AHY Kunjungi Tempat Wisata Andalan

 

Komentar Anda
Loading...