Pemerintah Harus Atasi Menurunnya Harga Karet

Poto: Anwar Hasan
Palembang, BP
Anggota Fraksi Golkar DPRD Sumatera Selatan (Sumsel) H Anwar Hasan menilai, ketika harga karet merosot pendapatan masyarakat yang penyadap karet menurun sampai garis bawa standar hidup.
“Misal setiap bulan petani penyadap menghasilkan 4 kwintal 1 kwintal 600 ribu 6×4 = 2400000. Kalau itu dia menyadap kebun orang 2400000÷2 =1200000 pendapatan satu bulan,” katanya, kamis (2/11).
Maka menurutnya, banyak yang tidak mau nyadap karet lagi, yang bertahan adalah mereka yang menyadap karet di kebun sendiri.
“Masa depan kebun karet rakyat suram sekarang sudah suram Solusinya pemerintah dapat menjelaskan secara jelas tentang karet ini kedepan dan paling tidak membatu masyarakat untuk merobah sebagian kebun karet rakyat ke kelapa sawit dengan bibit bantuan yang sungguh-sungguh membantu, sebab kebun ini riskan kalau kita meremajakan kebun sama dengan kemunduran ekonomi 5 tahun,” katanya.
Anggota Komisi I DPRD Sumsel ini menilai, dirinya susah jika harus memprediksi kapan harga karet naik, karena harga karet selama ini cuma seminggu hitungannya.
“Kalau dulu masyarakat tahu setiap agustus harga karet menurun….kalau sekarang tidak bisa lagi,” katanya.#osk