Jual Pempek Kapal Selam 5 British Pound Sterling

53
Walikota Palembang Harnojoyo saat teleconfrence di Galeri Industri Pempek Beringin.

Palembang, BP — Peluang Pempek untuk go internasional nampaknya semakin terbuka lebar. Sejak belasan tahun lalu, Pempek Kapal Selam dijual di London seharga 5 British Pound Sterling (GBP) atau setara Rp85.000 oleh seorang pengusaha pempek.

Gemar makan pempek sepertinya tak hanya masyarakat Palembang saja. Tetapi juga masyarakat di negara luar sudah berangsur menyukai makanan olahan tepung dan ikan ini. Hal tersebut disampaikan Yudawati, seorang pengusaha pempek, saat teleconfrence dengan Walikota Palembang Harnojoyo, dari London Inggris, Minggu malam (1/10).

Yudawati menjadi pengusaha makanan khas tradisional di jantung ibu kota Inggris sejak 11 tahun lalu. Ia mengaku jika pempek diterima dengan baik oleh masyarakat di London. Makanan dengan berbahan ikan memiliki nilai protein sehingga makanan ini cukup disukai.

Baca Juga:  MK Tolak Gugatan Paslon 1 Pilkada Empat  Lawang, Paslon 2 Joncik-Arifai Resmi Menang

“Untuk satu pempek kapal selam dijual di Warung Rumpi, sebesar 5 GBP atau senilai Rp85.000, masyarakat menerima makanan khas Palembang ini,” ujarnya.

Walikota Palembang Hanojoyo menilai, dengan harga jual pempek yang cukup tinggi di negara luar, artinya hasil pempek yang berada di Palembang cukup menjanjikan untuk di ekspor ke negara-negara tetangga. Hal itu terlihat dari omzet penjualan yang didapatinya setiap bulan, yang mencapai 6.000 GBP atau sekitar Rp108 juta.

Baca Juga:  Pesona Kain Songket di Tengah Modernisasi

“Bisa dilihat jika begitu baik omzet makanan kita diluar negeri. Jika dihitung-hitung dari sewanya 3.000 GBP pertahun, artinya dalam satu tahun keuntungan yang didapat lebih dari 100 persen,” jelasnya.

Ia mengatakan, dengan nilai jual tinggi ini, menunjukkan peluang pempek masuk ke negara luar semakin dekat. Harnojoyo berharap, para pengusaha pempek yang ada di Palembang dapat membaca peluang.

“Kita berharap kedepan akan muncul pengusaha pempek lain yang memasarkan makanan Plaembang ini di negara luar. Apalagi Yudiawati yang sukses menjadi pengusaha makanan khas Indonesia di Londong adalah mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW). Artinya, pengusaha pempek di Palembang yang ingin berinvestasi di luar, memiliki peluang yang sama dengan Yudiawati,” terangnya.

Baca Juga:  Usulan Pempek Ke Unesco, Prosesnya Masih di Kemendikbud

Harnojoyo memastikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang siap menyupport bagi pengusaha yang akan melebarkan usahanya hingga ke negara-negara tetangga. “Kita akan support pengusaha pempek yang ingin agar usaha pempeknya Go Internasional. Seperti membantu perizinan melalui kantor duta besar negara Indonesia yang berada di perwakilan negara,” tukasnya. #pit

 

Komentar Anda
Loading...