Akademisi USU Usulkan Cak Imin Cawapres

“Pengalaman Muhaimin dalam berorganisasi dari mahasiswa, partai politik, DPR RI, dan menteri merupakan modal kuat untuk maju sebagai Capres atau Cawapres dalam Pemilu 2019,” tegas Warjio di Jakarta, Senin (2/10).
Menurut Warjio, Muhaimin sukses mengantarkan PKB yang menjadi patner dalam pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyoso (SBY) dan Jokowi. Hal itu sebagai bukti bahwa Cak Imin – sapaan akrabnya, layak menjadi presiden atau wapres pada Pilpres 2019.
Sebagaimana diketahui, di Medan, Minggu (1/10) sejumlah Akademisi dari berbagai kampus ternama di Sumatera Utara (Sumut) menggelar Forum Group Discussion (FGD). Kalangan akademisi tersebut menilai sosok Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar layak Dosen menjadi Cawapres pada Pemilu 2019.
FGD tersebut diikuti oleh Badaruddin (USU), Warjio (Universitas Medan Area – UMA), Lelya Khairani, Sohibul Asnhor Siregar (Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Bahkrul Amal Khair dan Tappil Rambe dari Universitas Negeri Medan (Unimed).
“Berdasarkan fakta, kepiawaian berpolitik di PKB sehingga partai besutan Gus Dur itu eksis sampai hari ini, maka Cak Imin berpeluang maju sebagai Capres atau Cawapres. Dan, PKB sukses mengantarkan Ketua Umum Dewan Syuro KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Presiden RI 1999-2001,” tegas Warjio.
Tappil Rambe menambahkan, Cak Imin memiliki basis massa yang rill dengan perolehan suara PKB pada Pemilu 2014 sebesar 11.298.957 atau 9,04 persen, memiliki jaringan sosio kultural, kecerdasan intelektual, dan kematangan spritual, usia muda, dan pemikirannya yang progressif.
“Setidaknya Cak Imin masuk ke dalam bursa Cawapres, mewakili pemikiran dan ideologi religius-nasionalis, sehingga figur Cak Imin patut diperhitungkan,” katanya. #duk