SFC vs Persela, Perang Lini Tengah
Palembang, BP–Sriwijaya FC akan menjamu Persela Lamongan dalam lanjutan pertandingan Go-jek Traveloka Liga 1, di Stadion Madya Bumi Sriwijaya, Selasa (26/9) sore. SFC saat ini berada di posisi ke-13 klasemen sementara dengan raihan 28 poin dari 25 pertandingan. Mereka berhasil menang tujuh kali, imbang tujuh kali dan 11 kali menelan kekalahan.
SFC mengutip hasil buruk di empat laga terakhir. Berturut-turut Laskar Wong Kito dikalahkan Persib Bandung 1-4, PSM Makassar 3-4, Barito Putera 0-2, dan terakhir dipermak Madura United 0-3. Kali terakhir SFC mengenyam kemenangan adalah ketika mengalahkan Persiba Balikpapan 1-0 di depan publik sendiri pada 29 Agustus 2017.
Sedangkan Persela di pertandingan terakhirnya berhasil mengalahkan PS TNI 1-0 di kandang sendiri, yang membuat mereka berada di urutan ke-12 klasemen sementara. Saat ini Persela mengumpulkan 30 poin dari sembilan kali menang, tiga kali imbang dan 13 pertandingan menelan kekalahan. Laga yang mempertemukan SFC kontra Persela Lamongan ini diprediksi bakal berjalan sengit. Tim tamu punya pemain berkelas di lini tengah, seperti Eka Ramdani, Barbosa, Sadil dan Juan Revi.
“Persela adalah lawan yang kuat. Mereka punya pemain berkualitas dengan fighting spirit tinggi. Anak-anak harus kerja keras,” ujar pelatih SFC Hartono Ruslan, Senin (25/9).
Sepanjang Liga 1, sepak terjang barisan tengah Persela memang patut diwaspadai. Tim besutan Aji Santoso punya gelandang petarung Juan Revi, yang siap mematikan pergerakan sang kreator lawan.
Sementara otak serangan Persela sendiri berada di bawah kendali Eka Ramdani dan marquee player-nya Barbosa. Selain kedua pemain ini, sebenarnya masih ada legiun asing asal Jepang, Kuske Uchiha. Tapi di laga ini dia harus absen karena akumulasi kartu kuning.
“Persela juga punya pemain sayap yang cepat. Pemain belakang kami harus hati-hati,” katanya.
Dari sayap kanan, Persela mengandalkan pemain muda yang tengah naik daun, Saddil Ramdani. Pemain yang bersinar bersama Timnas U-18 ini punya kecepatan dan dribble yang sangat baik. Sedikit saja lengah, dia bisa menusuk jantung pertahanan dan melepas umpan ke Samsul Arif, sang bomber.
“Pemain harus bekerja sama untuk dapat mengalahkan permainan cepat Persela,” ujarnya.
Gelandang muda SFC Manda Cingi yang bakal masuk starting eleven, juga melihat jika perang di lini tengah akan berjalan ketat. Dia akan berduet dengan Hyun Koo untuk menjegal gelandang Laskar Joko Tingkir.
“Saya siap turun melawan SFC dan akan berusaha berikan permainan terbaik,” ucapnya.
Manda sadar, di laga ini dia akan sering bergesekan dengan mantan seniornya di SFC, yakni Eka Ramdani. Tapi, ia telah menyiapkan mental. Manda akan berjuang keras untuk mengimbangi gelandang veteran itu.
“Kita mohon dukungannya dari publik Sumsel, karena itu menjadi semangat pemain,” harapnya.
Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso menginstruksikan anak asuhnya untuk bermain menyerang di pertandingan ini. Target minimal membawa pulang satu angka.
“Tapi kita harus waspada, karena SFC ini baru menelan empat kekalahan. Itu bisa membuat mereka semakin termotivasi untuk bangkit,” ucapnya.
Yu Hyun Koo dan kawan-kawan bisa jadi bakal bermain menggila kala menjamu Persela. Pemainnya harus siap dan tidak menjadikan hasil yang diraih SFC di empat laga sebelumnya sebagai tolok ukur kekuatan tuan rumah.
“Kami harus fokus pada diri sendiri. Apalagi laga ini cukup mepet. Kami baru saja melawan PS TNI dan langsung ke Palembang. Tiba di sini Minggu (24/9) pukul 13.00,” jelasnya.
Minimnya waktu istirahat membuat stamina pemain belum kembali ke titik normal. Ditambah lagi harus menempuh perjalanan jauh.
“Jadi latihan terakhir sebelum melawan SFC lebih pada recovery saja,” ucapnya. # zal