Rekor Buruk SFC, Dicukur Madura di Bangkalan

21
ist

 

Palembang, BP–Rekor buruk terus ditorehkan Sriwijaya FC. Kali ini tim Laskar Wong Kito menelan kekalahan dengan skor 0-3 dari Madura United di Stadion Bangkalan, Bangkalan, Madura, Jumat (22/9).

Ini menjadi kekalahan keempat beruntun SFC. Sebelumnya SFC dipermalukan Persib Bandung 1-4 di kandang, ditekuk Barito Putera 0-2 di laga tandang, kalah tipis dari PSM Makassar 3-4 di depan pendukung sendiri.

Kali ini, SFC kembali harus menanggung malu, kalah dari Madura United dengan skor telak 0-3. Di laga ini, permainan Yu Hyun Koo dan kawan-kawan monoton. Madura United memang jelas layak menjadi pemenang. Tim berjuluk Sape Kerap menguasai permainan bak sedang mengajari tim asal Sumsel ini bermain sepakbola.

Lini belakang Laskar Wong Kito benar-benar menjadi bulan-bulanan Greg Dwokolo dan Bayu Gatra. Tiga gol yang bersarang bukti pertahanan yang keropos.

Di laga ini, gol Madura United dicetak Greg Nwokolo menit ke-38, 47, dan Engelberd Sani menit ke-56. Atas kekalahan ini, pelatih SFC Hartono Ruslan tak bisa berkata-kata lagi. Dia hanya bisa mengatakan Madura United memang pantas menang.

Tim besutan Gomes de Olivera ini menang segalanya. Tuan rumah lebih unggul sehingga memang layak mendapatkan tiga poin.

Baca Juga:  ISL, Mundur-mundur Cantik

“Madura United lebih bagus dari kita. Jadi pemain kesulitan dalam segalanya,” ucapnya.

Meski tak menjelaskan secara rinci, pelatih asal Solo ini melihat pertahanan, lini tengah, dan lini depan berhasil dimenangkan MU.

Lini belakang masih keropos. Tiga kali Teja Paku Alam harus memungut bola dari jalannya. Lini tengah juga berhasil dikuasai tim tuan rumah.

Begitupun lini depan, tak bisa berbuat banyak. Tak satu gol pun berhasil mengoyak jala tim berjuluk Sapeh Kerap itu.

“Kita kesulitan semuanya, karena tak bisa masuk ke pertahanan lawan, jadi pemain ingin buru-buru mencetak gol, sehingga terus gagal. Terakhir kita ucapkan selamat buat Madura United,” katanya.

Pelatih Madura United Gomes de Olivera mengaku sangat bangga dengan anak asuhnya. Permainan Greg Nwokolo dan kawan-kawan sangat menghibur penonton.

Meski di laga ini, MU tak bisa menurunkan Guntur Ariyadi, Munhar dan Thiago Furtuoso, tim tetap bisa menguasai permainan. Lini belakang tidak keropos, dan lini depan tetap garang.

“Kita bermain bagus, pemain terus bekerja keras sepanjang pertandingan. Kita pun berhasil mengamankan tiga poin. Itu hasil yang baik bagi tim dalam target mengejar juara Liga 1,” katanya.

Baca Juga:  Sriwijaya FC Menang Mudah

Kemenangan dari SFC harus menjadi suntikan motivasi di laga berikutnya. Saat ini, meski MU masih berada di peringkat ke-5 dengan 45 poin, kans untuk merangsek naik ke puncak klasemen sangat terbuka lebar.

Apalagi, selisih poin dengan sang pemuncak klasemen Bhayangkara FC, hanya terpaut tujuh poin. Kesempatan masih sangat terbuka mengingat pertandingan masih menyisakan sembilan laga lagi.

 

Terus Diserang

Sejak menit awal, tim asuhan Gomes De Oliviera langsung tampil menekan. Greg Nwokolo, Slamet Nurcahyo, dan Bayu Gatra bergantian melancarkan penetrasi ke barisan pertahanan Sriwijaya FC yang dikawal duet Bio Paulin dan Yanto Basna.

Gawang SFC yang dikawal Teja Paku Alam pun berkali-kali mendapatkan ancaman dari Greg dan Bayu Gatra. Meski begitu, Teja serta barisan pertahanan Laskar Wong Kito masih sigap mengantisipasi datangnya serangan dari anak asuh Gomes De Oliviera.

Sementara itu, SFC sendiri hanya bisa memanfaatkan serangan balik yang berkali-kali gagal. Pergerakan Hilton Moreira selalu bisa dimatikan barisan pertahanan Madura United sehingga hal itulah yang membuat Beto Goncalves jarang mendapatkan umpan-umpan matang di depan.

Greg akhirnya berhasil membuat seisi Stadion Gelora Ratu Pamelingan bergemuruh di menit ke-38. Mantan pemain Persija Jakarta itu sukses mengonversi umpan tarik Bayu Gatra yang bergerak dari sisi sayap kanan serangan menjadi gol. 1-0 Madura United unggul.

Baca Juga:  Sriwijaya FC Berhasil Tekuk Perseru

Hingga istirahat turun minum, Madura United berhasil menjaga keunggulan 1-0 atas SFC. Dua menit babak kedua dimulai, Greg langsung sukses membuat Madura United unggul. Greg berhasil menyambut umpan crossing rekannya menjadi gol di menit ke-47. Skor 2-0, Sape Kerab memimpin atas SFC.

Unggul 2-0 membuat para pemain Madura United pun semakin percaya diri melancarkan serangan. Terbukti, Engelberd Sani sukses membuat Teja Paku

Alam memungut bola dari dalam jala gawangnya untuk ketiga kalinya. Engelberd memanfaatkan bola liar hasil umpan Rendika Rama di dalam kotak penalti SFC. Tanpa ampun, Engelberd langsung mengelabui Teja Paku Alam dengan sepakan terukur ke tiang jauh. 3-0 Madura United unggul jauh atas SFC.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Madura United sukses menjaga keunggulan 3-0 atas SFC. Kemenangan itu membuat Madura United kini menduduki peringkat ke-5 dengan koleksi 45 poin, sementara SFC turun ke peringkat ke-13 dengan 28 poin. # zal

 

 

 

 

Komentar Anda
Loading...