Taksi Senggol Angkot, Sopir Angkot Aniaya Polisi

36

Palembang, BP–Briptu Robertus Roy Romadhona (30), anggota Satuan Sabhara Polres OKU Selatan menjadi korban penganiayaan dua orang sopir angkot di kawasan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Jalan Palembang Darussalam sekitar pukul 11.00.

Berdasarkan informasi yang diterima, saat kejadian korban bersama adiknya Theresia Sella (21), dan kedua orang tuanya tengah berkendara di dalam taksi online bersama sopir yang belum diketahui identitasnya baru pulang dari mengukur baju untuk pernikahan.

Namun di perjalanan, Theresia hendak muntah di dalam mobil. Melihat itu, sopir taksi online kemudian menepikan mobilnya di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Dishub Tak Jamin Keselamatan Taksi 'Online'

Namun saat hendak menepi, mobil yang ditumpangi korban menyenggol mobil angkot jurusan Tangga Buntung-Ampera nomor lambung 111.

Tahu bersenggolan, sopir angkot kemudian turun dan menggedor kaca mobil yang ditumpangi korban. Korban pun turun hendak menjelaskan keadaan namun tanpa basa-basi sopir angkot tersebut langsung memukuli korban.

Korban pun tak tinggal diam dan membela diri dengan cara memukul balik pelaku. Kewalahan, pelaku kemudian memanggil rekan sesama sopir angkot yang disinyalir merupakan angkot jurusan Pakjo-Ampera, yang kebetulan ada di sekitar lokasi kejadian.

Sopir angkot yang datang belakangan tersebut, membawa batang besi panjang dan memukulkannya ke korban. Korban terus melawan namun kewalahan melawan dua orang hingga terjatuh penuh luka. Theresia pun sempat hendak melerai namun ikut terpukul besi pelaku di tangannya.

Baca Juga:  Curi Uang di Bawah Bantal, Eki Ditangkap

Melihat korban telah terjatuh, kedua pelaku langsung melarikan diri menggunakan mobil angkot masing-masing.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Handoko Sanjaya berujar, dirinya membenarkan bahwa korban telah melapor ke Polsek atas kejadian tersebut dengan nomor LP/ 1214 – B/IX / 2017 / sumsel/ Resta / Sekta IB-I.

“Benar korban merupakan anggota Polres OKU Selatan di Satuan Sabhara. Untuk pelaku masih lidik dan kami kejar,” ujarnya.

Baca Juga:  Sampaikan 8 Tuntutan, Pengemudi Online Kecam Tindakan Intimidasi

Handoko berujar, dalam perkelahian tersebut, korban yang saat itu mengenakan kaus berwarna hijau mengalami luka robek di bagian kepala atas dan tangan kanannya pun luka lecet akibat pukulan besi dari pelaku.

Sementara Theresia mengalami luka robek di jari tangan sebelah kanan sedangkan. Saat kejadian, korban yang terluka tersebut dilarikan ke RS Bhayangkara Palembang untuk diberikan pertolongan medis.

“Korban sempat dirawat di RS Bhayangkaya Palembang namun setelah selesai dilakukan penanganan medis, korban meminta pada pihak rumah sakit untuk melakukan perawatan di rumah saja,” jelasnya. #idz

Komentar Anda
Loading...