Kisah Cheng Ho Menumpas Bajak Laut Di Palembang

Palembang, BP — Palembang termasuk salah satu kota di Indonesia yang pernah didatangi Admiral Chengho. Tidak banyak kota di pulau Sumatera yang pernah masuk dalam rute lawatan laksamana Cengho dari Tiongkok.
Setelah dari kerajaan Aceh tokoh pelayaran samudera dunia ini sempat melawat ke Palembang. Bahkan dari paling tidak tujuh lawatan ekspedisinya ke kepulauan Nusantara, empat kali sengaja menuju kota pelabuhan lama Po Lin Fong atau Palembang.
Dalam kronik yang merupakan catatan Yin yai Sheng Lan dari Ma Huan. Diceritakan tentang misi lawatan yang pada mulanya untuk menangkap Tjen Shu Ji seorang bajak laut Cina yang bersembunyi pada masa itu di Palembang.
Misi ini kemudian berhasil menangkap sang perompak atau lanun tersebut dan mendeportasinya ke kaisar Tiongkok untuk dihukum.
Demikian penjelasan yang disampaikan oleh Rd. Muhammad Ikhsan seorang penggiat penelusuran sejarah Palembang di Pedestrian jalan Jenderal Sudirman, Sabtu (2/9) malam.
Laksamana Chengho menurut Ikhsan, adalah seorang muslim dari suku bangsa Hui di Yunan Tiongkok.
Seorang admiral yang menjadi tangan kepercayaan kaisar Tiongkok dari dinasti Ming. Di saat kaisar Yongle tahun 1403 – 1424 berkuasa, laksamana Chengho ditugaskan melaksanakan serangkaian misi lawatan ke beberapa penjuru dunia.
Dari negeri tirai bambu ini misi lawatan melalui Vietnam, Malaka, Aceh, Palembang, pulau Jawa. Terus juga ke India, Persia, hingga ke daerah selatan Afrika.
Syahdan armada laksamana Chengho terdiri dari 62 buah kapal dan tentara berjumlah 27.800 orang. Di sisi lain peranan Laksamana Cheng Ho turut ambil bagian dalam penyebaran agama Islam di Palembang.
Atas pertimbangan peranan penyebaran Islam itu di Palembang dibangun masjid Muhammad Chengho Sriwijaya di kawasan Jakabaring
Kegiatan yang rutin dilakukan oleh komunitas sejarah di salah pojok kawasan pedestrian Palembang itu direspon positif oleh pengunjung, Zahra, salah seorang pengunjung dari luar kota memberikan tanggapan yang apresiatif, menurutnya kegiatan seperti ini menjadi menarik dan memberikan pengetahuan sejarah kota Palembang pada khalayak ramai.#osk