POBSI Palembang Sumbang Atlet ke Provinsi

33
Sekretaris Umum POBSI Kota Palembang, Hussein Adhan

 

Palembang, BP
Geliat biliar di Bumi Sriwijaya kini terus digodok oleh Pengurus Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Palembang untuk mampu menelurkan pebiliar baru yang bisa memperkuat Sumsel. Baik pada single event maupun multi event nasional.
Selain berkutat pada latihan, pembinaan POBSI Kota Palembang juga dibarengi dengan kompetisi. Pasalnya, pembinaan tanpa kompetisi maka atlet akan tak terbentuk secara maksimal.
“Kita terus lakukan pembinaan. Karena kita berharap Palembang bisa terus menyumbang pebiliar ke provinsi. Baik untuk Kejurnas atau pun PON,”ujar Sekretaris Umum POBSI Kota Palembang, Hussein Adhan, Jumat (1/9).
Salah satunya adalah Mansion Nine Ball Open Tournament 2017 yang digelar akhir Agustus lalu yang telah menghasilkan atlet baru untuk mengarah pada pebiliar potensial. Pasalnya, kompetisi tak hanya sekedar ceremony, akan tetapi POBSI Kota Palembang telah menurunkan tim tellent scouting untuk melihat potensi para kontestan.
“Kita sudah dapat pemain baru yang potensial. Salah satunya adalah Agus Bunyamin di kelas nine ball dan Ajie,”terang Hussein.
Agus Suhaimin sendiri menjadi runner up pada Mansion Nine Ball Open Tournament 2017 setelah ditakluk ditangan pebiliar Zaldi dengan akhir poin 9-4. Sementara Ajie berhasil puas di peringkat ketiga setelah berhasil menyingkirkan rivalnya Agus Fuad. Namun terhenti saat berhadapan dengan Agus Suhaimin.
“Kalau Zaldi juara 1 dan memang pemain lama. Meskipun lama kita menerapkan promosi dan degradasi. Artinya, penilaian berkala terus dilakukan untuk perkembangan atlet. Karena muara hasil dari pembinaan adalah prestasi,”pungkasnya.
Hussein berharap dengan pembinaan yang seimbang antara latihan dan jam terbang kompetisi diharapkan melahirkan pebiliar yang benar-benar siap bersaing di kancah nasional, baik pada laga Kejurnas maupun PON. #sug
Baca Juga:  Tolak Sistem Autogate, Belasan Atlet Latihan di Trotoar Pintu Masuk JSC
Komentar Anda
Loading...